BKN Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Mulai 18 Agustus

Smallest Font
Largest Font

Badan Kepegawaian Negara resmi menjadwalkan pembukaan pendaftaran seleksi sekolah kedinasan tahun 2026 pada 18 hingga 30 Agustus 2026 secara daring. Seleksi calon pegawai negeri sipil ini menyediakan total 4.770 formasi di sembilan kementerian dan lembaga pemerintah.

Rangkaian tahapan seleksi dimulai dengan pengumuman resmi pada 15 hingga 24 Agustus 2026. Selanjutnya, proses seleksi administrasi dilaksanakan pada 18 Agustus sampai 1 September 2026, dan hasil seleksi administrasi diumumkan pada 2 hingga 3 September 2026 melalui portal SSCASN BKN.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mencatat rincian alokasi formasi mencakup 1.410 formasi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri dan 1.000 formasi di Politeknik Keuangan Negara STAN. Selain itu, 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan membuka 891 formasi, Politeknik Statistika STIS 564 formasi, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan 375 formasi, Politeknik Pengayoman Indonesia 250 formasi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika 130 formasi, Sekolah Tinggi Intelijen Negara 100 formasi, serta Politeknik Siber dan Sandi Negara 50 formasi.

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar dipastikan tetap menggunakan sistem Computer Assisted Test BKN. Berdasarkan PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026, materi SKD meliputi Tes Karakteristik Pribadi, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Wawasan Kebangsaan, dengan peluang pemberian afirmasi bagi pelamar dari daerah tertentu.

Akun resmi Instagram BKN mengimbau calon pelamar untuk mencermati seluruh kriteria pendaftaran sebelum menentukan pilihan.

"Udah siap belum? Catat tanggal pendaftarannya! Sebelum mendaftar, lihat petunjuk di portal. Yang tak kalah penting, pastikan pahami syarat ketentuan pada masing-masing pengumuman seleksi instansi Sekolah Kedinasan yang disasar sebelum mendaftar," tulis akun Instagram @bkngoidofficial, Jumat (14/8/2026).

Seluruh calon peserta diwajibkan membuat akun di situs resmi SSCASN BKN dengan menyiap dokumen identitas. Syarat dokumen dasar yang harus dipindai meliputi KTP, Kartu Keluarga atau KIA, akta kelahiran, ijazah, serta transkrip nilai.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini menegaskan bahwa pemanfaatan sistem digital dalam seleksi bertujuan untuk mempertahankan transparansi.

"Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat," ujar Rini di Jakarta, Rabu (12/8/2026), dikutip dari laman resmi KemenPAN-RB.

Menteri PANRB juga mengingatkan publik agar mewaspadai berbagai bentuk penipuan yang menjanjikan kelulusan peserta.

"Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas," tuturnya.

Aturan regulasi membatasi setiap pelamar hanya dapat mendaftar pada satu sekolah kedinasan, di mana pelanggaran atas ketentuan ini mengakibatkan peserta dinyatakan gugur. Data BKN tahun 2025 merekam PKN STAN sebagai instansi paling diminati dengan 45.518 pendaftar, disusul IPDN dengan 31.264 pendaftar, serta sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan dengan 28.493 pendaftar.

Sesuai ketentuan PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026, peserta didik yang menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ijazah resmi akan diusulkan menjadi calon PNS sesuai ketersediaan anggaran dan kebutuhan organisasi instansi terkait.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed