PELNI Alihkan Dermaga Sandar Kapal di Maumere Pasca Gempa
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) mengalihkan lokasi sandar kapal dari Dermaga 4 ke Dermaga 2 di Pelabuhan Laurentius Say, Maumere, NTT, akibat gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026), dilansir dari Detik Finance.
Penyesuaian operasional tersebut dilakukan setelah gempa memicu kerusakan pada sejumlah fasilitas embarkasi dan debarkasi pelabuhan setempat. PELNI juga bersiap mengevakuasi fasilitas tangga darat yang jatuh ke laut agar tidak mengganggu jalur pelayaran.
Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya menyampaikan penanganan darurat serta koordinasi langsung dilakukan dengan otoritas pelabuhan demi menjamin keamanan moda transportasi laut tersebut.
"Kami menyampaikan simpati dan duka cita atas kejadian gempa di NTT. PELNI akan memastikan operasional kapal tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan, dan secara intensif berkoordinasi dengan otoritas kepelabuhanan dan pihak terkait untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal," ujar Budi Setyawan Wijaya, Direktur Utama PELNI.
Pihak manajemen terus memantau dinamika kondisi di lapangan bersama Pelindo dan instansi terkait guna menentukan langkah operasional lanjutan.
"Kami terus berkoordinasi dan memonitor perkembangan kondisi di Maumere bersama otoritas terkait dan Pelindo. Setiap penyesuaian operasional akan kami lakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penumpang," ujar Budi Setyawan Wijaya, Direktur Utama PELNI.
Bagi calon penumpang terdampak yang memilih membatalkan perjalanan akibat keadaan kahar (force majeure), PELNI menyediakan opsi pengembalian dana tiket sebesar 100 persen. Kebijakan refund ini diproses maksimal H+2 dari jadwal keberangkatan kapal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow