MotoGP Kurangi Balapan di Eropa Demi Ekspansi Pasar Global
Pengelola MotoGP berencana merombak susunan kalender balap dunia dengan mengurangi pemusatan lokasi di benua Eropa, khususnya wilayah Spanyol dan Eropa Tengah, demi memperluas jangkauan pasar secara global, sebagaimana dilansir dari Detik Oto. Langkah penyesuaian ini diambil untuk mendistribusikan ajang balap motor paling gengsi tersebut agar lebih seimbang dan lebih dekat dengan pusat populasi penonton di berbagai penjuru dunia. Chief Sporting Officer MotoGP Carlos Ezpeleta menjelaskan bahwa pemangkasan jumlah seri di wilayah Eropa Tengah dan Spanyol merupakan langkah nyata yang harus diambil pihak penyelenggara.
"Saya yakin tujuan jangka pendeknya adalah mencari cara untuk menyeimbangkannya: kami terlalu banyak hadir di Spanyol dan Eropa Tengah, jadi keputusan ini cukup jelas," ujar Carlos Ezpeleta, Chief Sporting Officer MotoGP.
Strategi meremajakan kalender ini akan berimbas pada pencoretan sejumlah sirkuit lama yang lokasinya berdekatan, lalu menggantikannya dengan lokasi-lokasi baru yang berprospek tinggi. "Destinasi baru akan masuk, dan ada beberapa yang harus dikeluarkan hanya karena kami terlalu terkonsentrasi di wilayah tersebut," kata Carlos Ezpeleta, Chief Sporting Officer MotoGP.
Selain menyasar negara baru, pihak manajemen juga memprioritaskan lokasi yang berdekatan dengan kota-kota besar serta akses bandara utama demi kemudahan logistik serta kenyamanan penggemar. "Tahun ini kami memiliki 14 balapan di Eropa dan delapan di luar Eropa. Tahun depan, sembilan dan 13, dan saya yakin angka tersebut kemungkinan akan seimbang di angka 50% dalam waktu dekat," ujar Carlos Ezpeleta, Chief Sporting Officer MotoGP.
Proyek penyelenggaraan di Adelaide, Australia, yang dijadwalkan masuk ke dalam kalender pada 2027 menjadi salah satu pemicu meningkatnya minat dari wilayah lain. "Ada ribuan kota, jadi saya tidak bisa berbicara atas nama semuanya, tapi ya, kami telah dihubungi oleh kota-kota dari seluruh dunia," ucap Carlos Ezpeleta, Chief Sporting Officer MotoGP. Meski gencar melakukan pemindahan lokasi ke luar Eropa, pihak penyelenggara memastikan tidak akan menghapus sirkuit-sirkuit legendaris yang memiliki basis pendukung kuat.
"Kami juga ingin meyakinkan para penggemar bahwa kami akan tetap setia pada acara-acara bersejarah kami dan ajang-ajang besar yang telah menarik begitu banyak penonton selama beberapa dekade," tutur Carlos Ezpeleta, Chief Sporting Officer MotoGP.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow