Michel Tegur Oscar Gloukh Saat Ajax Imbang Lawan FK Vojvodina
Pelatih Ajax Míchel meluapkan kemarahannya kepada gelandang Oscar Gloukh di pinggir lapangan setelah sang pemain kehilangan bola pada babak pertama pertandingan kualifikasi Liga Konferensi UEFA melawan FK Vojvodina pada Kamis, 30 Juli 2026. Pertandingan babak pertama berakhir imbang 1-1 setelah FK Vojvodina unggul lebih dulu melalui gol sundulan Crnomarkovic dari sepak pojok. Ajax baru bisa menyamakan kedudukan menjelang turun minum lewat tandukan Davy Klaassen yang memanfaatkan umpan Regeer, di tengah dominasi serangan yang sempat membentur mistar gawang melalui Mika Godts.
Sorotan kamera penyiaran Ziggo Sport menangkap momen teriakan Míchel dari bangku cadangan saat umpan Gloukh di wilayah permainan lawan meluncur tanpa arah melewati garis belakang. Insiden tersebut menjadi pembahasan utama para analis saat jeda pertandingan.
"Gloukh melakukan gerakan yang bagus, tetapi tidak berjalan lancar," kata Sam van Royen, pengamat Ziggo Sport.
Kegagalan umpan di area pertahanan lawan itu langsung memicu reaksi emosional dari tim pelatih Amsterdammers di pinggir lapangan. "Hal itu juga menyebabkan frustrasi bagi Míchel," kata Sam van Royen.
Analisis penyiaran juga membeberkan kalimat instruksi yang dilontarkan sang juru taktik secara langsung kepada gelandang asal Israel tersebut. "Saya tahu apa yang dia katakan. Dia berkata: 'Jaga bola di babak kedua!'," ujar Sam van Royen.
Teguran keras tersebut diberikan agar pemain tengah itu bertindak lebih hati-hati saat menguasai bola di area pertahanan musuh. "Dengan itu dia bermaksud agar Gloukh harus lebih berhati-hati dengan bola di area pertahanan lawan," kata Sam van Royen. Pandangan berbeda disampaikan oleh mantan pemain sepak bola Jan van Halst yang menilai performa sang gelandang pada paruh pertama tidak sepenuhnya buruk, meski disiplin penguasaan bola terus dievaluasi.
"Sekarang ini tidak begitu buruk, karena Ajax sebenarnya melakukan hal ini dengan sangat baik secara teratur," kata Jan van Halst, analis sepak bola.
Poin mengenai akurasi operan telah menjadi materi penekanan utama staf pelatih kepada seluruh skuad Ajax sebelum laga dimulai. "Kehilangan penguasaan bola di sekitar kotak penalti dimungkinkan jika Anda ingin menciptakan peluang. Namun setelah itu mereka harus langsung menekan.
Itu adalah sesuatu yang telah ditanamkan Míchel dan masih berusaha ia tanamkan lebih dalam lagi," ujar Jan van Halst. Performa Gloukh turut memicu gelombang kritik dari para pendukung Ajax di platform Ajax Showtime karena umpannya dinilai terlalu ceroboh.
"Gloukh benar-benar tidak akan jadi di Ajax. Ini memang tidak cocok," kata seorang pendukung.
Kritik suporter menyasar pada efektivitas dan pengambilan keputusan sang gelandang di lapangan. "Kecepatan pengambilan keputusan dan kecerdasan bermain 0," ujar pendukung lain.
Kualitas umpan serta kontrol bola Gloukh menjadi materi kecaman yang tajam dari para penggemar. "Passing Gloukh kadang benar-benar mengejutkan," kata seorang pendukung.
Gaya permainan sang gelandang dinilai terlalu sering menggiring bola tanpa hasil yang jelas. "Melakukan dribel yang terlalu banyak," kata seorang pendukung. Sejumlah suporter mendesak manajemen Ajax untuk segera melepas gelandang tersebut di bursa transfer.
"Gloukh benar-benar harus coba dijual," kata seorang pendukung.
Desakan untuk mendepak pemain tersebut terus mengalir di kolom komentar suporter. "Gloukh harus diseleksi keluar!" kata pendukung lain. Kekecewaan penggemar membuat posisi sang gelandang makin terdesak di mata publik Amsterdam.
"Saya bukan fan Gloukh, jual saja," kata seorang pendukung.
Bahkan ada komentar yang menyebut manajer teknis klub akan segera mengaitkan pita perpisahan padanya. "Oscar berdiri di depan etalase Jordi dengan pita besar mengelilingi dirinya setelah malam ini," kata seorang pendukung.
Selain Gloukh, penyerang Kasper Dolberg memicu kekecewaan pendukung setelah menyia-nyiakan beberapa peluang emas. "Ya ampun Dolberg, berapa banyak peluang yang kamu butuhkan?" kata seorang pendukung.
Performa striker Denmark tersebut dinilai suporter sudah tidak menjanjikan bagi masa depan klub. "Dolberg memang sudah habis bersama kami," kata pendukung lain. Sebaliknya, bek veteran Daley Blind memperoleh apresiasi tinggi dari para pendukung atas visi bertahannya.
"Blind secara posisi benar-benar sangat cerdas," kata seorang pendukung.
Umpan-umpan Blind dari lini belakang dianggap memberi kesegaran pada skema penguasaan bola Ajax. "Benar-benar menyegarkan dalam hal build-up," kata pendukung lain. Pujian serupa diberikan kepada Lucas Rosa yang tampil aktif membantu serangan melalui operan akurat.
"Rosa terus mengirim bola-bola yang sangat tajam, top!" kata seorang pendukung.
Performa impresif sang bek bahkan disepadankan dengan gaya bermain mantan bintang dunia. "Rosa bahkan menemukan sisi Dani Alves dalam dirinya hari ini," kata pendukung lain.
Namun, gelandang Youri Regeer mendapatkan respons negatif dari fans karena dinilai memperlambat alur permainan. "Regeer memang masih ikut main?" kata seorang pendukung.
Gaya bermain Regeer dianggap kerap mematikan momentum serangan cepat tim. "Dia menghilangkan semua tempo, minim bisa dijadikan opsi dalam build-up, dan terus mengoper ke samping," kata pendukung lain.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow