Menteri LHK Segel 21 Perusahaan Terkait Kebakaran Hutan di Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyegel 21 perusahaan di tujuh provinsi sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, hingga tanggal 2 September 2026, dilansir dari Investor Daily.

Perusahaan yang disegel diduga sengaja membakar lahan selama fenomena El Nino yang menyebabkan karhutla. Sebagian besar perusahaan berada di wilayah Pulau Kalimantan, dengan rincian 7 perusahaan di Kalimantan Barat, 4 di Kalimantan Selatan, 3 di Kalimantan Tengah, dan 1 di Kalimantan Timur. Sisanya tersebar di Sumatera Selatan, Lampung, dan Riau.

Jumhur Hidayat mengatakan jumlah perusahaan yang disegel berpotensi bertambah seiring penyelidikan yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup. "Bisa bertambah. Ini kan baru 21.

Ini verlap, verlap itu kan ya harus hati-hati ya, verifikasi lapangan. Ada sekian juta, ada ratusan yang terindikasi kan 335 perusahaan ketika di-overlay dari data satelit dan data perusahaan, 335 itu ada yang hotspot ya," ujar Jumhur.

Menanggapi proses penyegelan, Jumhur menjelaskan bahwa penyegelan berbeda dengan sanksi. "Kalau sanksi itu masih bisa beroperasi, tapi kalau disegel mereka harus kerja keras memberikan klarifikasi sampai nanti bisa kelihatan tindak lanjutnya," ujarnya.

Selama proses klarifikasi, perusahaan yang disegel tidak diperbolehkan beroperasi. Penyegelan ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi dan penanganan karhutla yang terus menjadi perhatian di sejumlah wilayah di Indonesia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed