LASK Percaya Diri Hadapi Celtic dalam Kualifikasi Liga Champions

Smallest Font
Largest Font

Pelatih LASK Dietmar Kuhbauer menilai Celtic menghadapi tekanan mental yang lebih besar dibandingkan timnya dalam upaya memperebutkan tiket kualifikasi Liga Champions. Sementara itu, bek tengah Cameron Carter-Vickers menyatakan komitmen jangka panjangnya untuk Celtic setelah pulih dari cedera.

Kuhbauer berhasil membawa LASK meraih gelar ganda liga dan piala domestik pada musim lalu. Mengawali musim ini, tim asal Austria tersebut sukses mencatatkan empat kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.

"Kami percaya pada diri kami sendiri," kata Pelatih LASK, Dietmar Kuhbauer.

Kuhbauer menambahkan bahwa status Celtic sebagai klub besar secara alami membawa ekspektasi yang jauh lebih tinggi dalam pertandingan ini.

"Celtic memiliki sedikit lebih banyak tekanan karena semua orang mengenal Celtic," kata Pelatih LASK, Dietmar Kuhbauer.

Meskipun demikian, pelatih berusia 55 tahun tersebut menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak mengubah pendekatan taktis timnya di lapangan.

"Kami adalah klub kecil, tetapi tetap klub yang bagus. Namun bagi Celtic, tekanannya lebih besar daripada kami," kata Pelatih LASK, Dietmar Kuhbauer.

Kuhbauer juga memastikan tidak menjadikan status beban tekanan lawan sebagai materi utama dalam pengarahan kepada para pemainnya.

"Tapi saya tidak masuk ke ruang ruang rapat dan memberi tahu para pemain bahwa mereka [Celtic] memiliki lebih banyak tekanan," kata Pelatih LASK, Dietmar Kuhbauer.

Ia meminta seluruh skuad LASK fokus menampilkan performa terbaik sepanjang pertandingan tanpa terpengaruh oleh nama besar lawan.

"Kami harus percaya pada diri kami sendiri. Kami memiliki waktu 90 menit dan kami harus bermain di tingkat tertinggi. Kami tidak peduli jika mereka memiliki lebih banyak tekanan," kata Pelatih LASK, Dietmar Kuhbauer.

Di sisi lain, kiper LASK Lukas Jungwirth memanfaatkan pengalaman merekrut pemain baru Miguel Freckleton. Bek tersebut sebelumnya membela St Mirren yang berhasil mengalahkan Celtic pada final Piala Liga Premier Desember lalu.

"Kami sudah berbicara dengannya karena mungkin dia tahu beberapa trik," kata Kiper LASK, Lukas Jungwirth.

Jungwirth menyebutkan bahwa informasi mengenai kondisi atmosfer stadion Celtic sangat berguna bagi persiapan mental timnya.

"Dia memberi tahu kami tentang atmosfernya. Ini atmosfer yang luar biasa. Namun kita tidak boleh takut tentang hal ini. Ini harus memberi kita dorongan untuk tampil lebih baik lagi," kata Kiper LASK, Lukas Jungwirth.

Dari kubu lawan, Celtic mendapat kepastian masa depan dari Cameron Carter-Vickers. Pemain asal Amerika Serikat itu sempat absen selama sembilan bulan akibat cedera tendon Achilles dan baru kembali bertanding pada awal musim ini.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed