Kementerian Kebudayaan Luncurkan Lima Jilid Buku Sejarah Indonesia Digital

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Kebudayaan meluncurkan lima jilid awal buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global pada Senin, 31 Agustus 2026, di Jakarta. Peluncuran ini bertujuan memperluas akses literasi sejarah ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Seri buku yang terdiri dari sepuluh jilid ini disajikan secara kronologis dan tematik, memuat kesinambungan dan perubahan sejarah bangsa Indonesia. Lima jilid yang dirilis di tahap awal meliputi Akar Peradaban Nusantara, Nusantara dalam Jaringan Global dengan India, Tiongkok, Persia, dan Timur Tengah, Interaksi Awal dengan Barat, serta terbentuknya Negara Kolonial.

Untuk menjangkau masyarakat luas, pemerintah menyediakan versi digital buku ini secara gratis melalui platform resmi pustakabudaya.id. Pengguna bisa mengunduh atau membaca secara daring melalui fitur peminjaman digital dengan masa pinjam hingga 30 hari, kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat konferensi pers di Jakarta.

"Sebagai komitmen memeratakan akses pengetahuan, seluruh buku yang diluncurkan hari ini dapat diunduh secara gratis oleh masyarakat luas," ujar Fadli Zon.

Pengguna perlu mendaftar dengan mengisi nama lengkap, email, dan kata sandi, kemudian memilih jilid buku yang ingin dibaca atau dipinjam di situs pustakabudaya.id. Buku yang dipinjam akan otomatis masuk ke menu Pinjaman Aktif dan dapat dibaca secara online atau diunduh dalam format PDF.

Peluncuran ini didasari kebutuhan pembaruan historiografi nasional yang inklusif dan objektif, serta relevan dengan perkembangan arkeologis, arsip baru, dan metodologi sejarah modern. Narasi sejarah Indonesia disusun dalam konteks jaringan global sejak era purba hingga modern, bukan hanya perspektif internal.

Penyusunan buku bertujuan memberi rujukan komprehensif agar generasi muda memahami identitas kebangsaannya secara utuh. Dengan akses digital gratis, pemerintah berusaha mengurangi ketimpangan informasi ilmiah antara pusat dan daerah, sekaligus memperkuat kesadaran sejarah bangsa di tengah era digital, demikian dilansir dari Investor Daily.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed