JP Morgan Rekomendasikan Beli Saham Astra International
Laba bersih PT Astra International Tbk (ASII) mengalami penurunan 26 persen secara tahunan menjadi Rp6,7 triliun pada kuartal II-2026, tetapi JP Morgan tetap menyarankan investor untuk mencicil pembelian saham perseroan pada Jumat (31/7/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Secara kumulatif sepanjang semester I-2026, total laba bersih perseroan tercatat menyusut 22 persen menjadi Rp12,5 triliun akibat faktor kinerja anak usahanya.
"Kami percaya penurunan ini disebabkan oleh pelemahan kinerja UNTR. Jika kinerja UNTR dikeluarkan, sejatinya laba inti ASII Rp8 triliun, di atas proyeksi konsensus Rp7,3 triliun," tulis JP Morgan.
Lembaga keuangan global tersebut mencatat operasional lini bisnis otomotif ASII masih menunjukkan kinerja positif. Pada kuartal II-2026, segmen ini membukukan peningkatan laba bersih 19 persen secara tahunan hingga mencapai Rp3,5 triliun.
Kinerja kuat juga dicapai oleh unit distribusi, komponen, serta manufaktur otomotif perseroan. Margin laba bersih PT Astra Daihatsu Motor (ADM) naik dari 5,5 persen pada kuartal II-2025 menjadi 7 persen pada periode yang sama tahun ini.
Di sisi lain, perseroan berkomitmen memberikan total shareholder return (TSR) dua digit untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Selain itu, ASII telah mengantongi izin untuk melakukan buyback saham dengan dana sebesar Rp8 triliun.
JP Morgan memutuskan untuk mempertahankan rekomendasi overweight atas saham ASII. Target harga saham ditetapkan sebesar Rp7.000, yang berpotensi memberikan kenaikan 41 persen dari posisi harga sebelumnya senilai Rp4.950 per lembar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow