Astra International Beli Saham AUTO dengan Harga Premium Rp3.600 per Lembar

Smallest Font
Largest Font

PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan rencana melakukan voluntary tender offer (VTO) untuk membeli hingga 238,44 juta saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) atau sekitar 4,947% dari modal disetor AUTO dengan harga Rp3.600 per saham pada Senin, 31 Agustus 2026.

Harga tersebut sekitar 6% lebih tinggi dibandingkan harga penutupan saham AUTO pada pekan sebelumnya yang sebesar Rp3.400 per lembar. Dengan demikian, Astra menyiapkan dana sekitar Rp858,39 miliar untuk pembelian saham tersebut yang seluruhnya berasal dari kas internal perseroan, menurut keterangan resmi Astra ke Bursa Efek Indonesia.

Corporate Secretary Astra, Gita Tiffani Boer, menyatakan bahwa aksi korporasi ini bertujuan meningkatkan kepemilikan saham Astra di AUTO sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan.

"Perseroan bermaksud untuk membeli sebanyak-banyaknya 238,44 juta saham, yang mewakili sekitar 4,947% dari modal ditempatkan dan disetor AUTO," ujar Gita.

Gita juga menegaskan, "Perseroan memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan pembayaran penuh atas Penawaran Tender Sukarela tersebut."

Head of Investment Specialist Maybank Sekuritas Indonesia, Fath Aliansyah Budiman, menilai potensi bisnis AUTO lebih besar dibanding induknya, Astra, yang kini fokus pada tiga pilar utama, termasuk sektor otomotif.

"AUTO ini erat banget korelasinya sama automotifnya mereka. Jadi ini kenapa kalau dilihat, sangat mungkin sekali valuasinya AUTO secara Price/Earnings (P/E) atau PBV bisa saja lebih besar daripada Astra," jelas Fath.

Menurut Fath, valuasi P/E AUTO saat ini berada di sekitar 7,59 kali, sedikit di bawah rata-rata industri komponen otomotif dan sektor consumer cyclical yang masing-masing sekitar 8,99 kali dan 9,53 kali.

Rencana tender offer ini dijadwalkan berlangsung mulai 8 Oktober hingga 6 November 2026 dengan pembayaran pada 13 November 2026, sebagaimana diumumkan oleh Astra dan dilaporkan oleh situs Mikirduit.

Selain sebagai upaya penambahan kepemilikan saham, VTO ini juga dianggap sebagai bagian dari restrukturisasi komposisi pemegang saham AUTO untuk mendukung ekspansi dan pendanaan ke depan.

Dalam konteks kepemilikan, jumlah saham yang dibidik oleh Astra hampir serupa dengan porsi kepemilikan Toyota Tsusho di AUTO yang sekitar 4,9%. Namun, belum ada indikasi pasti apakah tender offer ini merupakan jalan bagi Toyota Tsusho untuk melepas sahamnya di AUTO.

Hubungan kemitraan antara AUTO dan Toyota Tsusho merupakan bagian dari perdagangan komponen otomotif dan kepemilikan saham bersama di Astra Daihatsu Motor, menurut laporan keuangan tahunan AUTO dan informasi pasar.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed