Industri Galangan Kapal Nasional Meredup Akibat Maraknya Impor

Smallest Font
Largest Font

Industri galangan kapal di Indonesia mengalami penurunan aktivitas akibat minimnya proyek pembuatan kapal baru di dalam negeri pada Rabu (26/8/2026). Maraknya impor kapal bekas dari luar negeri menjadi penyebab utama sepinya pesanan bagi galangan lokal.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Institusi Perkapalan dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), Anita Puji Utami, menyampaikan bahwa masuknya kapal bekas dari negara seperti Jepang dan China masih sangat tinggi, seperti dilansir dari Detik Finance. Kondisi ini membuat sejumlah pengusaha galangan kapal nasional harus bertahan di tengah minimnya pesanan.

"Memang masih ada pekerjaan, untuk perawatan tahunan, perawatan ringan. Tapi, ke depannya kami berharap akan ada pembangunan kapal baru di dalam negeri," kata Anita.

Dampak dari minimnya pesanan kapal baru tersebut berujung pada tindakan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berlangsung sejak pandemi COVID-19 pada 2021. Pengurangan tenaga kerja, termasuk pekerja dari pihak subkontraktor, menjadi langkah yang diambil perusahaan untuk menekan biaya operasional dan produksi.

Sementara itu, Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Indonesian National Shipowners Association (INSA), Darmansyah Tanamas, mengungkapkan bahwa pengusaha pelayaran nasional lebih memilih mengimpor kapal bekas karena biaya pembuatan kapal baru di dalam negeri tergolong mahal serta sulitnya akses pembiayaan perbankan.

Selain masalah efisiensi biaya, faktor waktu pengerjaan kapal baru di dalam negeri yang memakan waktu minimal 12 bulan menjadi kendala utama bagi pengusaha pelayaran yang membutuhkan armada siap pakai dalam waktu singkat.

"Kalau bangun baru kan minimal 12 bulan, itu kalau tidak molor. Kami kadang butuh yang 3 bulan sudah siap," kata Darmansyah.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed