Timnas Indonesia Menang 5-1 atas Kamboja di ASEAN Championship 2026
Tim nasional Indonesia mengalahkan Kamboja dengan skor 5-1 dalam laga perdana Grup A ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026). Penyerang muda berusia 19 tahun, Mitchell Baker, tampil memukau dengan mencetak hat-trick pada laga debutnya.
Kemenangan Skuad Garuda dibuka oleh gol sundulan Mitchell Baker pada menit ke-6 memanfaatkan umpan tendangan bebas Thom Haye. Baker kembali mencetak gol kedua pada menit ke-15 setelah menerima umpan silang dari Eliano Reijnders di sisi kanan.
Indonesia memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-24 lewat sundulan jarak dekat Sandy Walsh dari situasi sepak pojok. Kamboja sempat memperkecil kedudukan menjadi 3-1 pada menit ke-48 setelah bola sundulan Chea Sokmeng membentur gawang dan mengenai kiper Nadeo Argawinata hingga masuk ke gawang sendiri.
Pada menit ke-56, Mitchell Baker menyempurnakan hat-trick miliknya melalui sundulan keras memanfaatkan umpan silang Thom Haye, sebelum akhirnya digantikan oleh Jens Raven. Raven kemudian mengunci kemenangan Indonesia menjadi 5-1 pada menit ke-86 usai memanfaatkan kesalahan lini belakang Kamboja.
Peran Marc Klok di lini tengah juga mendapat sorotan besar karena menjadi pengatur ritme dan penjaga keseimbangan tim. Pelatih menempatkan Klok bersama Ivar Jenner dan Thom Haye untuk menguasai aliran bola.
"Marc Klok menjadi penghubung antara lini belakang dan lini depan, serta membantu menjaga keseimbangan permainan ketika Indonesia melakukan transisi," ujar pelatih Timnas Indonesia.
Performa apik Klok dinilai memberikan keleluasaan bagi gelandang lain untuk membantu serangan. Analis sepak bola nasional turut memuji kemampuannya dalam memimpin lini tengah.
"Marc Klok tetap menjadi andalan dalam memberikan keseimbangan permainan dan kemampuan membaca pertandingan," kata analis sepak bola Indonesia.
Kehadiran Mitchell Baker yang baru resmi memegang paspor Indonesia pada 13 Juli 2026 menjadi modal berharga bagi tim Garuda. Pemain bertinggi badan 1,96 meter kelahiran Australia itu memiliki darah keturunan Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Yogyakarta dan neneknya dari Semarang.
Kebijakan penambahan pemain keturunan ini ditegaskan oleh pimpinan federasi sepak bola nasional sebagai bagian dari program pengembangan olahraga jangka panjang.
"Program proses naturalisasi merupakan bagian dari rencana pembangunan olahraga jangka panjang Indonesia, dengan tujuan meningkatkan daya saing bangsa di ajang internasional berlevel besar, termasuk SEA Games, Asian Games, Olimpiade, dan Piala Dunia," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Hasil ini membawa Indonesia mengamankan tiga poin penting di laga pembuka Grup A. Selanjutnya, Indonesia dijadwalkan bakal melakoni laga krusial menghadapi Vietnam pada 3 Agustus 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow