Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer
Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran sejauh 2.000 meter ke arah barat daya di hulu Kali Sat/Putih pada Selasa, 25 Agustus 2026, pukul 11.04 WIB. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menetapkan status aktivitas gunung berapi tersebut masih pada Level III atau Siaga.
Awan panas guguran tersebut memiliki amplitudo maksimum 59,3 milimeter dan berdurasi 142,81 detik. Selain itu, luncuran lava pijar dilaporkan mencapai jarak hingga 2 kilometer ke arah Sungai Krasak serta Kali Boyong.
Masyarakat di sekitar lereng Gunung Merapi dilaporkan masih beraktivitas secara normal karena belum ada laporan terkait dampak hujan abu. Meski demikian, pihak berwenang melarang aktivitas warga di dalam radius zona bahaya yang telah ditentukan.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Magelang memberikan konfirmasi mengenai data teknis peristiwa awan panas tersebut.
"Pukul 11.04 WIB terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter mengarah ke barat daya atau hulu Kali Sat," kata Basith, Petugas Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magelang.
Pengamatan visual hingga pukul 12.00 WIB menunjukkan asap kawah utama berwarna putih membumbung hingga 400 meter di atas puncak. BPPTKG mencatat terjadi 22 kali gempa guguran, 17 kali gempa hybrid, serta satu kali gempa tektonik jauh dalam periode enam jam tersebut.
Petugas mengingatkan warga agar tetap mewaspadai potensi bahaya lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Merapi.
"Masyarakat yang berada di wilayah KLB Gunung Merapi agar menjauhi wilayah bahaya dan sungai yang berhulu di Gunung Merapi," ujar Basith.
Potensi bahaya dari guguran lava dan awan panas meliputi sektor selatan-barat daya hingga radius 5 kilometer di Sungai Boyong, serta 7 kilometer di Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng. Sektor tenggara mencakup Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol sejauh 5 kilometer, sementara lontaran material letusan eksplosif diperkirakan dapat mencapai jarak 3 kilometer dari puncak.
Sementara itu, jajaran Polresta Sleman melalui Piket Sub Sektor Kaliurang tetap melakukan patroli pemantauan ke Pos Pengamatan Gunung Merapi Kaliurang. Petugas kepolisian melaporkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan lereng Kaliurang dalam kondisi aman dan kondusif.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow