Gangguan KRL Tangerang dan Bogor Memicu Respon Bus Transjakarta
Dua insiden terpisah mengganggu operasional Commuter Line relasi Tangerang dan Bogor pada Kamis (20/8) pagi, yang memicu pengerahan bus bantuan oleh PT Transjakarta untuk membantu mobilisasi penumpang terdampak di jalur alternatif. Kecelakaan pertama melibatkan KA 1914A relasi Duri-Tangerang yang tertemper sepeda motor di lintasan antara Stasiun Rawa Buaya dan Stasiun Batu Ceper, sehingga mengharuskan evakuasi kendaraan serta pengecekan armada. "Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuterline Lintas Tangerang sehubungan KA 1914A (Duri-Tangerang) tertemper sepeda motor di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper," kata akun X @commuterline.
Proses evakuasi dan perbaikan sarana langsung dilakukan oleh petugas di lokasi insiden guna memastikan keselamatan lintasan.
"Perjalanan Commuterline saat ini masih dalam proses evakuasi kendaraan sepeda motor yang menghalangi jalur dan pengecekam rangkaian KA. Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Pembaruan informasi diupdate seiring dengan perkembangan di lokasi," kata akun X @commuterline. Setelah penanganan di lapangan selesai, perbaikan armada dilanjutkan dengan melakukan penukaran rangkaian di Stasiun Tangerang.
"Informasi terkini, perjalanan Commuter Line KA 1914A relasi Duri–Tangerang mengalami gangguan di antara Stasiun Rawa Buaya–Batu Ceper akibat tertemper sepeda motor. Rangkaian KA 1914A selanjutnya akan dilakukan perbaikan lebih lanjut dan pertukaran rangkaian di Stasiun Tangerang," kata akun X @commuterline. Kondisi lalu lintas kereta di Lintas Tangerang kini telah berangsur pulih dan kembali dapat dilalui oleh armada KRL.
"Saat ini, perjalanan Commuter Line sudah dapat dilalui melalui dua jalur dan dalam penguraian kepadatan di lintas," kata akun X @commuterline. Sementara itu, kendala operasional juga terjadi pada KA 1183 relasi Bogor-Jakarta Kota di antara Stasiun Pasar Minggu dan Manggarai akibat tertemper orang, yang memerlukan pengecekan rangkaian di Stasiun Tebet. Menanggapi gangguan tersebut, PT Transjakarta mengoperasikan bus bantuan untuk rute D11 (Terminal Depok-Cawang Sentral) dan rute 4B (Stasiun UI-Manggarai) demi menampung lonjakan penumpang.
"Langkah integrasi ini dilakukan untuk memobilisasi armada pendukung, membantu penyerapan pelanggan, serta menyediakan rute alternatif bagi masyarakat terdampak," kata Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta.
Langkah taktis ini dijalankan sejalan dengan komitmen kerja sama penanganan ketahanan transportasi publik bersama operator antarmoda.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow