Pengangkatan CEO Baru Apple John Ternus Pemicu Harapan Inovasi Hardware

Smallest Font
Largest Font

Penunjukan John Ternus sebagai Chief Executive Officer baru Apple memicu ekspektasi besar dari kalangan kreator teknologi terkait arah inovasi perangkat keras dan pengembangan kecerdasan buatan, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Kreator teknologi BestIndoTech, Malvin Nathaniel, menilai kepemimpinan Ternus yang memiliki rekam jejak kuat di bidang pengembangan perangkat keras dapat membawa dorongan baru bagi lini produk Apple. "Saya tahu soal John Ternus sebagai orang di balik lahirnya iPadOS dan harapannya beliau bisa memfokuskan lagi pengembangan device-device Apple ke depan, terutama iPad supaya jadi productivity device yang komplet, bukan sekadar jembatan dari iPhone ke Mac," kata Malvin.

Kreator edukasi Fathia Fairuza menyuarakan pandangan serupa mengenai latar belakang Ternus sebagai pembangun produk yang diharapkan mampu memberikan pembaruan visual pada perangkat keras perusahaan.

"John Ternus dengan latar belakang product builder tentunya aku berharap akan ada fresh design dari perangkat-perangkat Apple yang tidak banyak berubah semasa kepemimpinan Tim Cook," ujar Fathia. Sektor kecerdasan buatan menjadi tantangan utama bagi CEO baru tersebut di tengah persaingan fitur bawaan pada platform lain yang terus berkembang pesat.

Malvin menganggap momentum perkembangan teknologi saat ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan kategori produk yang belum pernah ada sebelumnya. "Saya yakin ini bisa jadi momen yang tepat untuk inovasi hardware di Apple, terutama momen-momen AI seperti sekarang yang kemungkinan ke depan akan melahirkan jenis device baru yang belum pernah ada sebelumnya," kata Malvin.

Ekspektasi terhadap kepemimpinan baru ini mencakup pengembangan perangkat yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan kecerdasan buatan sejak awal. "Device yang berorientasi AI-first ala Apple menjadi produk yang saya ingin lihat implementasinya dari kepemimpinan John Ternus ini," lanjut Malvin. Di sisi lain, Fathia mengungkapkan keraguan terkait latar belakang Ternus yang bukan berasal dari bidang rekayasa perangkat lunak.

"Aku sedikit ragu tentang bagaimana John Ternus bisa mengakselerasi Apple Intelligence karena dia bukan dari latar belakang software engineer, karena built-in AI feature di perangkat Android lain sudah semakin canggih dan Apple masih tertinggal di bagian itu," ungkap Fathia.

Beberapa kategori produk seperti iPad, Apple Watch, dan iPhone dinilai memerlukan pembaruan desain serta fungsi produktivitas yang lebih menyeluruh. Lulusan Columbia University tersebut mengharapkan munculnya produk kacamata pintar yang lebih praktis untuk penggunaan harian dibanding perangkat sebelumnya. "Produk yang benar-benar baru yang aku harapkan bisa muncul di masa kepemimpinan JohnTernus adalah Apple Glasses," kata Fathia.

Peralihan kepemimpinan ini terjadi saat Apple berada dalam kondisi finansial dan ekosistem yang stabil hasil peninggalan era Tim Cook.

Malvin menilai Cook berhasil menjaga stabilitas perusahaan serta mewujudkan visi jangka panjang melalui berbagai inovasi kunci seperti chip Apple Silicon seri M. "Steve dan Tim Cook dua individu yang berbeda, tapi terlihat kalau visi Steve Jobs membuat Apple sebagai perusahaan teknologi terbaik di dunia itu dijalankan dengan baik oleh Tim Cook walau memang cara kepemimpinannya berbeda," ujar Malvin.

Penggunaan prosesor rancangan sendiri terbukti meningkatkan efisiensi daya dan performa lini komputer Mac secara signifikan. "Apple Silicon chip (M series) menurut saya paling berhasil di era Tim Cook, game changing banget," kata Malvin.

Selain pencapaian teknologi dan perluasan bisnis layanan, Cook meninggalkan komitmen lingkungan berupa target bebas karbon pada seluruh rantai pasok dan siklus hidup produk untuk tahun 2030. "Aku kagum banget sama visi Apple untuk menetapkan target ambisius agar seluruh rantai pasok dan siklus hidup produk Apple bebas karbon pada 2030," ujar Fathia. Malvin dan Fathia sepakat bahwa kepemimpinan Cook fokus pada penyempurnaan bertahap dan penguatan ekosistem, sehingga kepemimpinan Ternus kini dituntut untuk menghadirkan terobosan baru.

"Saya cukup optimis, rasanya Tim Cook sudah mempersiapkan Apple dengan baik untuk diteruskan oleh pemimpin berikutnya," kata Malvin.

Ternus kini memegang kendali untuk membuktikan kemampuan Apple dalam menciptakan kategori perangkat baru di era kecerdasan buatan. "Semoga Apple Intelligence makin terintegrasi dan lebih advance," pungkas Fathia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed