Bumi Resources Minerals Ungkap Laporan Operasi Lima Anak Usaha

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membeberkan laporan aktivitas operasional dari lima anak perusahaannya untuk periode April hingga Juni 2026. Informasi tersebut dilansir dari Investor Daily pada Sabtu (11/7/2026).

Kelima anak usaha yang menjalankan aktivitas operasional tersebut mencakup PT Citra Palu Minerals, PT Dairi Prima Mineral, PT Gorontalo Minerals, PT Linge Minerals Resources, serta PT Suma Heksa Sinergi.

Dalam laporan tersebut, PT Gorontalo Minerals tercatat menyerap alokasi biaya eksplorasi paling dominan dibanding entitas lainnya. Nilai dana eksplorasi yang dikeluarkan untuk perusahaan tersebut menyentuh angka US$ 2,12 juta.

Sementara itu, anak usaha lainnya mencatatkan pengeluaran eksplorasi yang lebih rendah. Biaya eksplorasi PT Citra Palu Minerals tercatat sebesar US$ 762,19 ribu, diikuti PT Suma Heksa Sinergi senilai US$ 445,03 ribu.

Selanjutnya, PT Linge Mineral Resources mengalokasikan dana eksplorasi sebesar US$ 217,83 ribu. Adapun pengeluaran biaya eksplorasi paling minim dicatatkan oleh PT Dairi Prima Mineral dengan nilai US$ 22,3 ribu.

Selain penyerapan biaya eksplorasi, beberapa anak perusahaan juga berhasil mengamankan persetujuan izin operasional baru dari pihak berwenang selama kuartal kedua tahun ini.

PT Gorontalo Minerals mengantongi Persetujuan Akhir Studi Kelayakan Pertambangan Emas No. T-1057/MB.04/DJB/2026 pada 5 Mei 2026. Perusahaan ini juga menerima Persetujuan Teknis Pengelolaan Limbah B3 No. B.433/G/PLB.5.3/06/2026 tertanggal 8 Juni 2026.

Izin anyar juga didapatkan oleh PT Dairi Prima Mineral. Entitas tersebut memperoleh Persetujuan Akhir Laporan Studi Kelayakan dengan nomor registrasi T-1273/MB.04/DJB/2026 yang terbit pada 10 Juni 2026.

Profil Kepemilikan dan Prospek Aset

BRMS saat ini memegang porsi kepemilikan saham sebesar 80% pada PT Gorontalo Minerals yang mengelola aset tembaga dan emas. Sisa 20% kepemilikan saham entitas tersebut dikuasai oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

PT Gorontalo Minerals mengantongi hak Kontrak Karya atas area konsesi pertambangan seluas 24.995 hektar di Kabupaten Bone Bolango, Sulawesi Gorontalo. Izin konstruksi dan produksi telah disetujui sejak Februari 2019 dengan masa produksi hingga 2052.

Eksplorasi aktif tengah berlangsung di area Sungai Mak dan Cabang Kiri. Wilayah operasi Gorontalo Minerals mencatatkan Estimasi Sumber Daya JORC hingga 392 juta Ton dengan kadar 0,49% Cu dan 0,43 g/t Au.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed