Autokirim Meluncurkan API Ekspedisi Indonesia untuk Efisiensi Logistik UMKM
Perusahaan logistik Autokirim meluncurkan teknologi API Ekspedisi Indonesia di Jakarta pada Senin (13/7/2026) guna membantu efisiensi sistem pengiriman digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta e-commerce. Layanan baru ini mengintegrasikan berbagai jasa ekspedisi hanya melalui satu kali proses integrasi ke sistem internal perusahaan, aplikasi, atau website.
Integrasi pengiriman logistik satu pintu ini diluncurkan untuk menjawab tingginya aktivitas belanja online masyarakat, seperti dilansir dari Investor Daily. Kehadiran teknologi tersebut mempermudah pelaku usaha menghubungkan platform digital mereka ke berbagai layanan logistik nasional secara terpusat.
"Autokirim ingin mendukung pertumbuhan bisnis di Indonesia melalui teknologi logistik yang memudahkan proses pengiriman. Kami ingin perusahaan dapat menjalankan operasional lebih cepat, efisien, dan terintegrasi," jelas CEO Autokirim Rizky Ardiansyah dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).
Teknologi tersebut menyediakan ragam fitur mulai dari pengecekan ongkos kirim otomatis, pembuatan resi, pelacakan real-time, pengiriman massal, hingga dashboard logistik terpusat. Akses sistem ini menyasar situs belanja online, aplikasi mobile, Enterprise Resource Planning (ERP), hingga social commerce.
"Proses integrasi kami dibuat mudah, cepat, dan gratis, sehingga perusahaan dapat langsung menggunakan layanan tanpa biaya integrasi. Kami ingin developer maupun tim IT dapat mengimplementasikan API dalam waktu singkat," kata Rizky.
Penyediaan teknologi terpadu ini juga diimbangi dengan penawaran pilihan armada ekspedisi yang lengkap di Indonesia. Autokirim turut menyertakan tarif yang kompetitif serta program cashback khusus untuk menekan biaya logistik pelaku usaha.
"Bisnis tidak hanya membutuhkan teknologi, tetapi juga efisiensi biaya. Karena itu kami menyediakan tarif kompetitif, program cashback, serta berbagai promo dan diskon agar pelaku usaha dapat menekan biaya logistik sekaligus meningkatkan profitabilitas," jelas Rizky.
Kebutuhan terhadap Application Programming Interface (API) pengiriman ini diproyeksikan terus meningkat seiring maraknya perusahaan yang membangun ekosistem digitalnya sendiri. Sistem ini memecahkan tantangan integrasi manual satu per satu ke banyak ekspedisi yang dialami pelaku bisnis.
"Saat ini banyak bisnis telah memiliki website, aplikasi, ERP, maupun CRM sendiri. Tantangannya adalah bagaimana seluruh sistem tersebut dapat terhubung dengan berbagai ekspedisi tanpa harus melakukan integrasi satu per satu. API Ekspedisi Autokirim hadir sebagai solusi integrasi pengiriman yang mudah, cepat, dan gratis," ungkap dia.
Pihak manajemen menyatakan optimisme bahwa Autokirim dapat menjadi infrastruktur logistik digital dan mitra strategis bagi pertumbuhan korporasi maupun UMKM di Indonesia melalui otomatisasi sistem modern.
"Kami ingin menjadi partner logistik digital bagi setiap bisnis di Indonesia. Melalui satu kali integrasi, pelanggan dapat menikmati fitur cek ongkir otomatis, pembuatan resi, tracking paket secara real-time, hingga memperoleh tarif pengiriman yang kompetitif, cashback, dan berbagai promo menarik. Fokus kami adalah membantu bisnis menghemat waktu, meningkatkan efisiensi operasional, dan mempercepat pertumbuhan usaha mereka," jelas Rizky Ardiansyah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow