Xabi Alonso Proyeksikan Cole Palmer Sebagai Pemimpin Utama Chelsea

Smallest Font
Largest Font

Manajer baru Chelsea Xabi Alonso memproyeksikan penyerang Cole Palmer untuk mengemban peran sebagai penggerak utama di lapangan jelang bergulirnya musim baru. Penilaian tersebut disampaikan di tengah persiapan pramusim klub di Sydney setelah Palmer pulih dari cedera pangkal paha yang mengganggunya sepanjang musim lalu.

Masalah cedera yang membekap Palmer sepanjang musim 2025/2026 sempat membuatnya memikirkan opsi tindakan medis intensif. Pemain berusia 24 tahun tersebut mengonfirmasi bahwa dirinya sempat mendatangi ahli medis di Skandinavia guna membahas masalah cedera tersebut sebelum akhirnya pulih setelah menjalani masa istirahat musim panas selama tujuh minggu.

"Beberapa bulan pertama, dengan kondisi saya yang cedera, saya hanya ingin keluar dan bermain, yang mungkin seharusnya tidak saya lakukan. Jelas saya tidak bisa bermain seperti yang saya inginkan. Ini adalah musim yang buruk secara pribadi dengan cedera dan sebagainya, tetapi saya merasa baik-baik saja sekarang.

Tujuh minggu itu jelas membantu. Saya siap untuk memulai lagi," kata Palmer, gelandang serang Chelsea.

Pembicaraan mengenai tindakan operasi juga sempat mengemuka dalam proses pemulihan cedera tersebut.

"Saya pergi ke Swedia atau Denmark, salah satu dari negara itu, untuk menemui dokter. Kami memang membicarakannya. Namun saya tidak jadi mendapatkannya," ujar Palmer, gelandang serang Chelsea.

Performa Palmer di lini serang juga mendapat dorongan baru menyusul bergabungnya sang sahabat dari akademi Manchester City, Morgan Rogers. Palmer mengaku memicu komunikasi secara intensif saat mendengar rumor kepindahan rekannya tersebut ke London Barat.

"Saya telah mematenkannya jadi jika dia mencoba melakukan apa pun, dia akan mendapati juru sita di depan pintunya," kata Palmer, gelandang serang Chelsea.

Palmer menjelaskan dinamika hubungannya dengan Rogers serta potensi kerja sama di lini depan Chelsea.

"Kami tidak pernah benar-benar membicarakannya. Dia melakukannya. Saya melakukannya.

Saya selalu berbicara dengannya tetapi ketika saya mendengar Chelsea mencoba merekrutnya, saya mengiriminya pesan lebih sering lagi. Dia mungkin bosan dengan saya tetapi setidaknya dia ada di sini sekarang! Morgs memberi tahu saya segera ketika dia akan datang.

Itu tidak bocor. Tidak ada yang tahu. Hanya saya dan dia serta orang-orang di jajaran atas klub.

Jadi itu rahasia yang sulit dijaga, tetapi saya menyimpannya! Semua orang tahu seberapa bagus dia. Jelas dia salah satu sahabat saya jadi saya sangat senang tentang itu.

Kami adalah dua pemain yang berbeda. Dia lebih fisik daripada saya, saat membawa bola maupun tanpa bola. Dia suka mendribel bola.

Saya suka memberikan umpan. Saya pikir kami bisa bermain bagus bersama, dan kami pernah bermain bersama saat kami masih muda," ujar Palmer, gelandang serang Chelsea.

Kedatangan staf pelatih anyar yang dipimpin Xabi Alonso memberikan dampak positif bagi keutuhan tim. Alonso mendarat di Stamford Bridge setelah meninggalkan Real Madrid, tempat di mana dirinya sempat menghadapi tantangan dinamika ruang ganti bersama deretan pemain bintang seperti Jude Bellingham, Fede Valverde, dan Vinicius Junior.

"Xabi Alonso telah menjadi angin segar bagi kami sebagai pemain. Kami sangat senang, kami menyukai ide-idenya," tutur Palmer, gelandang serang Chelsea.

Dari sudut pandang kepelatihan, Alonso mengonfirmasi bahwa pendekatan taktis dan komunikasi dengan Palmer berjalan sangat baik selama masa pramusim.

"Saya melihat bahwa dia berada dalam posisi mental yang sangat positif, dengan mentalitas yang sangat baik, sangat terbuka untuk berbicara tentang sepak bola, untuk berbicara tentang apa yang dibutuhkan tim. Perannya di dalam tim, dia akan menjadi pemimpin di lapangan, jadi semakin baik Cole yang kita miliki, semakin baik Chelsea yang akan kita miliki. Itu sudah pasti dan saya pikir memiliki pelatihan yang tepat, memiliki persiapan yang tepat akan menjadi penting baginya dan Anda melihat bahwa dia benar-benar fokus pada hal itu dan kami saling terhubung, kami saling memahami dan sejauh ini saya menyukai kepribadiannya," kata Xabi Alonso, manajer Chelsea.

Alonso menekankan bahwa fokus utama sang pemain saat ini adalah menikmati pertandingan demi menampilkan performa terbaik.

"Perasaan saya adalah dia mencintai permainan ini dan dia ingin menikmatinya. Begitu dia menikmatinya, itulah cara dia meunjukkannya, dia memancarkannya, jadi buktinya adalah menikmati permainannya dan menunjukkan level terbaiknya, dia telah meunjukkannya dan yang pasti tahun ini saya melihatnya dengan keinginan ini dan dengan tujuan untuk memiliki musim yang hebat," ujar Xabi Alonso, manajer Chelsea.

Selain fokus pada pembenahan performa pemain depan, Alonso mengonfirmasi rencana rasionalisasi skuad di sektor pertahanan. Pembelian Maxence Lacroix seharga 52 juta poundsterling dari Crystal Palace membuat opsi bek tengah membengkak menjadi 10 pemain, sehingga beberapa di antaranya seperti Trevoh Chalobah, Wesley Fofana, Tosin Adarabioyo, Benoit Badiashile, hingga Axel Disasi berpeluang dilepas, sementara Mamadou Sarr dan Aaron Anselmino diproyeksikan untuk dipinjamkan.

"Empat atau lima. Apakah itu cukup akurat?" kata Xabi Alonso, manajer Chelsea.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed