Masyarakat Indonesia Kini Gemari Wisata Halal ke Asia Tengah

Smallest Font
Largest Font

Tren preferensi liburan masyarakat Indonesia kini bergeser ke destinasi yang menawarkan keindahan alam murni sekaligus nilai sejarah kuat melalui kawasan wisata halal Asia Tengah pada Juli 2026. Pergeseran minat pelancong domestik ini didominasi oleh pencarian rute perjalanan ke wilayah empat negara pecahan Uni Soviet.

Asosiasi Travel Halal Indonesia (ATHIN) mengonfirmasi peningkatan minat ini seiring tingginya pencarian destinasi ramah Muslim di kawasan tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, wilayah Asia Tengah kini dikemas secara profesional untuk memenuhi kebutuhan ibadah dan konsumsi wisatawan asal Indonesia, seperti dilansir dari Investor Daily.

Ketua Umum ATHIN sekaligus pendiri Cheria Holiday, Cheriatna, menjelaskan bahwa wilayah ini memiliki daya tarik spiritual dan visual yang sangat kuat bagi pasar domestik.

"Kawasan Asia Tengah memiliki daya tarik spiritual dan visual sangat luar biasa bagi pasar Indonesia. Kawasan empat ‘Stan’ di Asia Tengah ini bukan sekadar menawarkan panorama alam pegunungan dan ngarai yang megah, tapi juga sebuah perjalanan napak tilas sejarah emas peradaban Islam dan kemegahan Jalur Sutra kuno," kata Cheriatna.

Kawasan empat negara yang dimaksud meliputi Uzbekistan, Kyrgyzstan, Kazakhstan, dan Tajikistan. Jalur perdagangan kuno Silk Road yang melintasi negara-negara ini kini menjadi nilai jual utama paket wisata religi tersebut.

"Melalui program ini, kami ingin memastikan wisatawan Muslim Indonesia dapat menjelajahi keindahan dunia secara paripurna tanpa perlu khawatir, karena aspek esensial seperti makanan halal dan waktu sholat yang terjaga telah kami kelola secara matang dan profesional," ujar Cheriatna.

Operator wisata juga menyediakan jadwal keberangkatan yang fleksibel untuk memfasilitasi minat wisatawan sepanjang tahun.

"Jadwal keberangkatan tersedia sepanjang 2026. Mulai dari musim semi yang sejuk hingga momen liburan pergantian tahun," ujar Cheriatna.

Destinasi Uzbekistan menonjolkan wisata ziarah ke makam Imam Bukhari dan penemu aljabar Al-Khwarizmi, serta kemegahan arsitektur Registan Square di kota Samarkand dan Bukhara. Sementara itu, Tajikistan menawarkan asimilasi budaya Persia dan sufisme dengan rute alam Seven Lakes di lembah pegunungan eksotis.

Di Kazakhstan, wisatawan disuguhi potret perkembangan ekonomi syariah modern berpadu dengan keindahan alam Charyn Canyon yang menyerupai Grand Canyon. Adapun Kyrgyzstan menawarkan wisata alam Ala Archa National Park yang berpadu erat dengan sejarah transit para saudagar Muslim di masa lampau.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed