Garuda Indonesia Travel Fair 2026 Tampilkan Tren Travel Wellness di Bali

Smallest Font
Largest Font

Kebutuhan wisatawan kini bergeser dari sekadar memilih destinasi menjadi memperhatikan kenyamanan dan kebugaran selama perjalanan. Hal ini terungkap dalam Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2026 yang berlangsung di Trans Studio Mall Bali, Denpasar, pada 28-30 Agustus 2026.

Tahun ini, GATF digelar terintegrasi dengan Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) dalam satu rangkaian acara, yang mempertemukan sektor perjalanan, pariwisata, dan gaya hidup, menurut dilansir dari Detik Finance.

Salah satu tren utama yang muncul adalah travel wellness, yaitu konsep yang menempatkan kenyamanan dan kebugaran tubuh sebagai bagian dari pengalaman perjalanan, baik untuk liburan, bisnis, maupun aktivitas sehari-hari.

Pemilik Kutus Kutus, Fazli Hasniel Sugiharto atau Arniel, menyatakan bahwa perjalanan bukan hanya soal mencapai tujuan, tetapi juga menjaga kondisi tubuh agar tetap nyaman dan seimbang selama perjalanan.

"Perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang menikmati setiap prosesnya dengan tubuh yang tetap nyaman dan seimbang. Itulah mengapa kami melihat wellness sebagai bagian dari pengalaman perjalanan modern," ujar Fazli pada Minggu (30/8/2026).

Menurut Fazli, mobilitas tinggi, perubahan cuaca, dan aktivitas padat selama perjalanan sering membuat perjalanan menjadi melelahkan. Oleh karena itu, rutinitas wellness mulai dimasukkan sebagai bagian persiapan maupun kegiatan setelah bepergian.

Tren ini dinilai relevan dengan perkembangan pariwisata di Bali yang menggabungkan wisata dengan gaya hidup, relaksasi, dan kedekatan dengan alam.

Arniel berharap kehadiran konsep wellness di ruang publik dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai gaya hidup sehat tersebut.

"Kami berharap kehadiran Kutus Kutus di berbagai ruang publik, termasuk Garuda Indonesia Travel Fair, dapat memperluas pemahaman bahwa wellness bukan sekadar rutinitas sesaat, melainkan bagian dari gaya hidup yang menemani masyarakat dalam setiap aktivitasnya," kata Arniel.

Perkembangan ini menunjukkan industri perjalanan mulai memperluas penawaran di luar pengalaman destinasi, dengan kenyamanan dan kebugaran menjadi aspek penting yang diperhitungkan wisatawan.

Dengan meningkatnya mobilitas untuk perjalanan domestik dan internasional, travel wellness berpotensi menjadi ceruk usaha penting dalam ekosistem pariwisata dan gaya hidup.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed