WIFI Lepas Saham JDU dan Rencanakan Ekspansi Usaha Telekomunikasi

Smallest Font
Largest Font

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) merestrukturisasi portofolio usahanya dengan melepaskan seluruh kepemilikan saham pada anak perusahaan, PT Jejaring Digital Utama (JDU), sekaligus merencanakan ekspansi ke sektor konstruksi sentral telekomunikasi, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Jumat (14/8/2026).

Perseroan mendivestasikan sebanyak 350 saham atau seluruh porsi miliknya di JDU kepada PT Investasi Berjaya Sejahtera. Langkah pengalihan aset ini telah disepakati dalam keputusan para pemegang saham anak usaha tersebut pada Selasa (11/8/2026).

Manajemen memastikan alokasi kepemilikan saham ini tidak mengganggu jalannya kegiatan perseroan secara keseluruhan.

"Pengalihan saham tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan," ungkap Shannedy Ong, Direktur Solusi Sinergi Digital.

Selain aksi divestasi, emiten telekomunikasi ini juga menyiapkan langkah strategis untuk memperluas cakupan bisnisnya dengan menambah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 42206 tentang Konstruksi Sentral Telekomunikasi. Untuk merealisasikan rencana ini, perseroan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 20 Agustus 2026 guna meminta persetujuan investor sesuai regulasi POJK 17/2020.

"Perseroan berencana melakukan penambahan KBLI baru berupa KBLI 42206 (Konstruksi Sentral Telekomunikasi) sebagai bagian dari strategi pengembangan kegiatan usaha perseroan untuk memperluas ruang lingkup usaha serta memperkuat posisi perseroan dalam industri telekomunikasi dan infrastruktur digital," terang manajemen WIFI.

Langkah penambahan bidang usaha ini melengkapi kegiatan operasional yang saat ini telah berjalan, seperti periklanan, perdagangan besar peralatan telekomunikasi, layanan digital, serta penyediaan jaringan serat optik melalui entitas anak.

"Dengan penambahan KBLI 42206, Perseroan diharapkan dapat memperluas cakupan kegiatan usaha yang telah dimiliki sehingga mampu memberikan layanan yang lebih terintegrasi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi," papar manajemen Solusi Sinergi Digital.

Keputusan memasuki lini bisnis baru tersebut didasari oleh tingginya prospek pertumbuhan pasar, khususnya kebutuhan pembangunan jaringan serat optik dan peningkatan penetrasi internet nasional.

"Pasar konstruksi sentral telekomunikasi tidak hanya mencakup pembangunan menara telekomunikasi, tetapi juga pembangunan berbagai infrastruktur jaringan yang mendukung penyelenggaraan layanan telekomunikasi secara menyeluruh," sebut manajemen WIFI.

Dalam implementasinya, perseroan membidik segmen konsumen business-to-business (B2B) yang memerlukan pembangunan jaringan skala besar di berbagai area strategis, termasuk kawasan industri, komersial, hingga ruang publik. Hasil kajian independen dari KJPP Syarif, Endang & Rekan juga menyimpulkan bahwa rencana penambahan kegiatan usaha KBLI 42206 ini layak untuk dilaksanakan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed