Wakil Presiden FAT Kritik Naturaliasi Pemain Vietnam Jelang Final Piala AFF 2026
Wakil Presiden Asosiasi Sepakbola Thailand (FAT), Charnwit Polcheewin, mengkritik naturalisasi pemain yang dilakukan Timnas Vietnam menjelang final Piala AFF 2026 antara Thailand dan Vietnam.
Menurut Charnwit, skuad Vietnam sekarang adalah gabungan antara pemain Vietnam dan Brasil, yang membuat pertandingan menjadi berbeda dari masa lalu ketika Vietnam bermain tanpa pemain naturalisasi.
"Skuad mereka pada dasarnya merupakan perpaduan antara Vietnam dan Brasil. Pertandingan melawan tim Vietnam yang dulu sangat seru, namun kini opini publik mempertanyakan masalah naturalisasi ini," ujar Charnwit Polcheewin, dilansir dari Detik Sport.
Ia menambahkan bahwa beberapa negara lain juga melakukan naturalisasi, yang memicu perdebatan di Asia Tenggara, termasuk di Vietnam sendiri. Meski demikian, Thailand tidak mencampuri masalah tersebut dan tetap siap menghadapi lawan mana pun.
Timnas Vietnam memiliki tiga pemain naturalisasi berdarah Brasil, yaitu Nguyen Xuan Son (sebelumnya Rafaelson), Do Hoang Hen (sebelumnya Hendrio), dan Nguyen Tai Loc (sebelumnya Geovane Magno). Ketiganya dinaturalisasi karena telah menetap di Vietnam selama lima tahun atau lebih sesuai aturan FIFA.
Charnwit menegaskan bahwa Thailand bukan tim yang bisa dianggap remeh. Ia percaya jika Thailand menurunkan skuad terbaik, laga final akan sama dramatis seperti dua tahun lalu, meski Vietnam diperkuat pemain asal Brasil.
Thailand kalah 0-2 dari Vietnam pada leg pertama final Piala AFF 2026 di kandang sendiri. Leg kedua akan berlangsung di kandang Vietnam pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Sejak 1995, Thailand mencatat 18 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 6 kekalahan melawan Vietnam. Dalam tiga laga final Piala AFF yang mempertemukan dua tim ini, Vietnam menang dua kali pada 2008 dan 2024, sementara Thailand menang satu kali pada 2022.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow