Max Verstappen Alami Kecelakaan di Formula 1 GP Belanda 2026

Smallest Font
Largest Font

Pebalap Red Bull Max Verstappen mengalami kecelakaan hebat pada lap pertama Grand Prix Belanda di Sirkuit Zandvoort, Minggu, 23 Agustus 2026. Mobil yang dikendarainya menabrak pembatas jalan saat melintasi lintasan basah pada tikungan terakhir.

Insiden tersebut membuat bendera merah langsung dikibarkan dan menghentikan balapan seketika. Verstappen berhasil keluar dari mobil tanpa cedera setelah diperiksa oleh tim medis di lokasi kejadian.

Mantan Juara Dunia Formula 1 Nico Rosberg menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut murni disebabkan oleh kesalahan kecil saat mengambil jalur lintasan yang sedang mengering.

"Max jelas mengambil jalur yang lebih sempit dibanding pebalap lain," ujar Nico Rosberg, Mantan Juara Dunia Formula 1.

Rosberg menambahkan bahwa area lintasan yang benar-benar kering bergeser sekitar 50 sentimeter dari sisi dalam tikungan. Posisi ban slick Verstappen mengenai sisa genangan air ketika melakukan manuver.

"Saya pikir dia sedikit berlebihan di sana dan menekan gas terlalu keras, lalu mobilnya langsung hilang kendali," ujar Nico Rosberg, Mantan Juara Dunia Formula 1.

Meskipun menyoroti kekeliruan tersebut, Rosberg tetap mengapresiasi kapasitas sang pebalap di tengah kondisi trek yang sangat sulit.

"Lihat, dia adalah pebalap terbaik saat ini, pebalap terbaik yang ada, salah satu yang terbaik sepanjang masa. Hal ini menunjukkan betapa sulitnya berkendara dalam kondisi seperti ini," ujar Nico Rosberg, Mantan Juara Dunia Formula 1.

Pengamatan lain disampaikan oleh Karun Chandhok yang membandingkan posisi mobil Verstappen dengan rekan setimnya di Red Bull, Liam Lawson.

"Anda dapat melihat Liam sebenarnya sedikit lebih lebar di sini, bukan? Dia lebih lebar dibanding Max," ujar Karun Chandhok, Pengamat F1.

Rosberg menyetujui analisis tersebut dan menilai Lawson berhasil menyesuaikan garis jalurnya pada titik daya cengkeram yang tepat.

"Mungkin Lawson di sini juga melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam melihat di mana bagian yang kering berada, dan itulah mengapa [dia] menggeser dirinya sedikit dari garis ideal, keluar ke sisi luar sekitar 50 cm hingga 1 meter, dan itu berhasil baginya," ujar Nico Rosberg, Mantan Juara Dunia Formula 1.

Gelaran GP Belanda 2026 ini sekaligus menjadi balapan perpisahan bagi Sirkuit Zandvoort dari kalender Formula 1 menyusul berakhirnya masa kontrak penyelenggaraan.

"Pasti akan dirindukan, itu sudah pasti," ujar Max Verstappen, Pebalap Red Bull.

Verstappen mengungkapkan bahwa sirkuit tersebut memberikan kesan mendalam sepanjang karier balapnya.

"Selalu sangat menyenangkan berkendara di sini. Bahkan jika saya bukan orang Belanda, Anda tahu, berkendara di sini akan selalu luar biasa. Dan tentu saja, bagi saya yang merupakan orang Belanda, itu membuatnya menjadi ekstra spesial," ujar Max Verstappen, Pebalap Red Bull.

Karakter unik lintasan klasik ini juga dinilai memberikan tantangan tersendiri bagi para pebalap di atas trek.

"Ini tata letak yang keren. Sangat memuaskan jika Anda melakukannya dengan benar... ini murni gaya membalap lama. Ini jelas merupakan salah satu trek terbaik di kalender dibandingkan dengan beberapa trek yang kita kunjungi sekarang yang... saya tidak akan menyebutkan nama, tetapi mereka kurang memiliki karakter," ujar Max Verstappen, Pebalap Red Bull.

Pebalap McLaren Lando Norris menyampaikan kekecewaannya atas hilangnya sirkuit bersejarah ini dari kalender musim depan.

"Saya suka acara itu sendiri, para penggemar. Meskipun sebagian besar dari mereka ada di sini untuk satu pebalap, ini selalu merupakan acara yang menyenangkan, suasana yang baik, semangat yang baik, dan itulah yang Anda inginkan," ujar Lando Norris, Pebalap McLaren.

Norris menilai atmosfer penonton di Zandvoort jauh lebih hidup dibandingkan beberapa tempat lain.

"Saya lebih suka pergi ke balapan yang lebih kecil di mana para penggemarnya lebih bersemangat dan acaranya lebih baik daripada tempat lain di mana Anda tidak mendapatkan hal itu. Jadi, ini jelas berada di atas dan jauh lebih baik daripada banyak balapan yang kita miliki di kalender bahkan saat ini," ujar Lando Norris, Pebalap McLaren.

Ia juga menegaskan aspirasi para pebalap terkait keberadaan sirkuit tersebut.

"Sangat disayangkan, tapi itu juga bukan pilihan kami. Saya pikir jika itu adalah pilihan pebalap, kami mungkin ingin mempertahankannya," ujar Lando Norris, Pebalap McLaren.

Pebalap Ferrari Lewis Hamilton turut memberikan sanjungan atas atmosfer luar biasa yang dihadirkan oleh para pendukung di tribun.

"Ini benar-benar sirkuit yang luar biasa," ujar Lewis Hamilton, Pebalap Ferrari.

Hamilton menyebutkan bahwa antusiasme penonton menjadi daya tarik utama dari gelaran balapan di pesisir pantai tersebut.

"Penonton yang hebat, tentu saja. Sangat spesial, terutama bagi Max karena dia memiliki dukungan luar biasa sepanjang akhir pekan, tetapi mereka benar-benar menciptakan suasananya," ujar Lewis Hamilton, Pebalap Ferrari.

Setelah insiden kecelakaan Verstappen, balapan kembali dilanjutkan dengan Lando Norris memimpin jalannya sisa putaran dari posisi terdepan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed