AchmadNurHidayat.ID — Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah adanya tindakan ilegal terkait keuntungan besar yang diraih keluarganya dari bisnis mata uang kripto. Pernyataan itu muncul menyusul rilis dokumen transparansi keuangan yang menunjukkan lonjakan pendapatan dari aktivitas digital keluarga Presiden.
Menurut dokumen yang dipublikasikan awal pekan ini oleh kantor etika pemerintah AS, Trump dilaporkan memperoleh setidaknya US$1,4 miliar sepanjang 2025 dari perusahaan yang terafiliasi dengan kripto dan koin meme.
Rincian Pendapatan Keluarga
Rincian dalam dokumen menunjukkan Trump mengantongi sekitar US$594 juta dari World Liberty Financial, platform kripto yang didirikan bersama anak-anaknya. Selain itu, tercatat pendapatan sekitar US$636 juta dari bisnis koin meme dan hampir US$197 juta dari penjualan saham yang terkait dengan Stablecoin Holdco.
Ketika ditanya mengenai tingkat keterlibatannya dalam operasional bisnis tersebut, Trump mengatakan ia tidak memantau detail harian karena pengelolaan diserahkan kepada dua putra tertuanya.
“Saya bisa saja mencari tahu tentang hal itu, tetapi nyatanya saya tidak melakukannya,”
“Tidak ada yang ilegal. Tidak ada yang salah dengan hal ini. Sekali lagi, saya bisa saja memantaunya jika mau,”
Perubahan Sikap Terhadap Kripto
Sikap Trump terhadap aset digital berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir. Dari yang sebelumnya skeptis, ia kini menjadi pendukung kebijakan yang memfavoritkan industri kripto selama kampanye dan setelah kembali menjabat.
Trump menyatakan prioritasnya adalah memastikan Amerika Serikat mendominasi panggung kripto global.
“Terlepas dari apakah Anda percaya atau tidak pada kripto, industri ini telah tumbuh masif dan menjadi hal yang sangat besar. Dalam hal apa pun yang kita lakukan, saya ingin kita menjadi nomor satu. Dan saat ini, kita adalah nomor satu di dunia kripto,”
Tudingan Konflik Kepentingan dan Penolakan
Pengungkapan ini memicu kritik dari pihak oposisi yang menilai ketidakmampuan atau keputusan Trump untuk tidak melepas kepemilikan aset selama menjabat dapat menimbulkan konflik kepentingan. Para pengkritik menuduh adanya potensi pemanfaatan jabatan untuk keuntungan finansial keluarga.
Gedung Putih menepis tuduhan konflik kepentingan tersebut. Trump menegaskan dirinya telah menjadi orang sangat kaya jauh sebelum menjabat, dan menyatakan bahwa ia menyerahkan pengelolaan investasi kepada pihak lain.
“Saya telah menghasilkan banyak uang, jauh lebih banyak dari yang pernah saya bayangkan. Saya menyerahkan pengelolaan uang itu kepada orang lain. Saya bahkan tidak tahu siapa mereka, karena dana tersebut dikelola oleh firma-firma finansial besar,”
Dokumen transparansi setebal lebih dari 680 halaman juga memuat riwayat transaksi saham berskala besar di bursa Wall Street, termasuk jual-beli saham perusahaan teknologi besar dan perusahaan minyak.
Seruan Revisi Aturan Transparansi
Keterlibatan presiden secara langsung dalam sektor kripto—termasuk pendirian platform World Liberty Financial dan dorongan regulasi aset digital—mendorong seruan dari beberapa lembaga pengawas etika untuk memperbarui undang-undang transparansi finansial.
Para pengawas menilai aturan yang ada saat ini belum sepenuhnya memadai untuk mengatur model kekayaan modern berbasis aset digital dan token spekulatif, sehingga diperlukan pembahasan lebih lanjut di tingkat legislatif.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
