Syarat Lulus IPDN 2026 Wajib Jalani Ikatan Dinas
Institut Pemerintahan Dalam Negeri menetapkan sejumlah kewajiban dan aturan ketat bagi peserta yang berhasil lolos seleksi penerimaan tahun 2026. Ketentuan ini mengikat seluruh calon praja selama masa pendidikan hingga kelulusan, seperti dilansir dari Detikcom. Para peserta yang dinyatakan diterima tidak diperkenankan mengundurkan diri dari statusnya.
Selama menjalani masa pendidikan, para calon praja juga diwajibkan untuk tidak menikah atau kawin. Pengumuman resmi penerimaan menegaskan bahwa lulusan harus bersedia diangkat menjadi CPNS atau PNS. Selain itu, mereka wajib bersedia ditugaskan maupun ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia.
Seluruh proses pendidikan akan berlangsung di kampus-kampus IPDN yang tersebar di berbagai daerah. Calon praja wajib bersedia ditempatkan di kampus mana pun sesuai dengan keputusan pihak lembaga.
Kepatuhan terhadap seluruh tata tertib lembaga bersifat mutlak. Pelanggaran terhadap disiplin praja dapat mengakibatkan sanksi tegas berupa pemberhentian status sebagai praja IPDN. Bagi peserta yang memutuskan mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi masuk, terdapat konsekuensi finansial. Peserta tersebut diwajibkan mengembalikan seluruh biaya seleksi yang telah disetorkan ke kas negara.
Tindakan kecurangan seperti pemalsuan identitas maupun dokumen persyaratan akan mendapat sanksi berat. Panitia akan langsung menyatakan gugur bagi peserta yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut. Pendaftaran secara daring dibuka mulai 18 hingga 30 Agustus 2026. Tahap verifikasi dokumen berlangsung pada 18 Agustus sampai 1 September 2026, dengan pengumuman hasil verifikasi pada 2-3 September 2026.
Panitia memberikan masa sanggah pada 4-5 September 2026 yang dijawab pada 4-6 September 2026. Pembayaran biaya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dijadwalkan pada 11-15 September 2026. Jadwal pelaksanaan SKD diumumkan pada 18-21 September 2026, diikuti ujian SKD pada 22 September hingga 7 Oktober 2026.
Hasil SKD diumumkan pada Oktober 2026. Pada Oktober 2026, peserta akan menjalani verifikasi faktual tahap 1, gladi bersih, serta tes bahasa Inggris. Pengumuman verifikasi faktual tahap 1 dan tes bahasa Inggris diselenggarakan pada bulan yang sama.
Tes kesehatan tahap 1 serta pengumuman hasilnya juga dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Selanjutnya, gladi dan pengumuman hasil tes psikologi, integritas, serta kejujuran digelar pada Oktober 2026.
Proses penerimaan peserta dan verifikasi faktual tahap 2 berjalan sepanjang Oktober hingga November 2026. Pada rentang waktu yang sama, peserta mengikuti tes kesehatan tahap 2, tes kesamaptaan, serta tes antropometri. Pengumuman kelulusan akhir dijadwalkan pada November 2026. Rangkaian seleksi ini diakhiri dengan proses registrasi calon praja yang juga dilaksanakan pada November 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow