SGMW Adopsi Sistem I2MS Genjot Efisiensi Manufaktur Robotik

Smallest Font
Largest Font

Produsen otomotif SGMW (Saic-GM-Wuling) menerapkan sistem produksi mutakhir di pabrik Liuzhou, Guangxi, China. Fasilitas ini menjadi pusat riset dan pengujian modern yang mencakup Intelligent Island Manufacturing System (I2MS), pusat uji tabrak, perakitan paket baterai, hingga laboratorium Noise, Vibration, and Harshness (NVH).

Sistem pabrik berbasis I2MS ini dilansir dari Detik Oto telah dioperasikan sejak November 2025. Berbeda dengan pabrik konvensional yang mengandalkan jalur perakitan panjang di atas rel berjalan, pabrik ini merakit mobil melalui pos-pos kerja terpisah yang disebut pulau cerdas.

Proses operasional di dalam fasilitas ini didominasi oleh pergerakan lengan robot yang teratur serta troli otonom. Robot penarik otomatis tersebut bertugas mengangkut komponen kecil hingga sasis mobil yang hampir rampung dari satu titik ke titik lain.

Seluruh perpindahan komponen diatur secara otomatis oleh kecerdasan buatan demi mencegah terjadinya antrean atau tabrakan. Lengan robot khusus digunakan untuk memasang komponen spesifik seperti ban dan aki kendaraan setelah diantarkan oleh troli otonom.

Sistem ini dikendalikan oleh model AI buatan mandiri dari SGMW yang dinamakan Excellence Operation AI (EOAI). Konsep pulau cerdas ini memungkinkan setiap unit kerja menjalankan tugas spesifik secara fleksibel tanpa terikat urutan kaku.

Fasilitas manufaktur ini memiliki infrastruktur yang terdiri dari 4 workshop cerdas, 78 pulau cerdas yang terbagi dalam 3 klaster besar, 2 gudang cerdas, serta 637 robot operasional harian. Seluruh sistem beroperasi di atas lahan seluas 3 juta meter persegi yang dibangun sejak 2012 dengan investasi awal mencapai sekitar RMB 1,1 miliar.

Penerapan teknologi ini diklaim mampu mendongkrak efisiensi manufaktur sebesar 30%. Selain itu, siklus riset dan pengembangan produk baru dapat dipangkas menjadi 43% lebih cepat.

Sistem I2MS juga memungkinkan satu pabrik memproduksi hingga 24 model kendaraan yang berbeda secara bersamaan. Proses pergantian model produksi dapat dilakukan langsung tanpa perlu menghentikan operasional atau membongkar ulang lini perakitan.

Teknologi modern ini rencananya akan diterapkan ke pabrik Wuling yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, secara bertahap.

"Step by step, kita akan modifikasi pabrik di Jakarta (Indonesia) menjadi I2MS," kata Vice President SGMW Han Dehong di Liuzhou, China.

Han Dehong menjelaskan bahwa pengembangan ke depan bakal mengintegrasikan komputasi AI dan sistem manufaktur berbasis pulau pada lini perakitan hingga pengelasan.

"Di body shop, sebelumnya kami menggunakan satu island untuk proses welding. Ke depan, dengan lebih banyak island, kami bisa menggabungkan beberapa island menjadi satu sistem yang lebih fleksibel untuk menangani berbagai proses produksi," ujarnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed