Saham Moderna dan Merck Melonjak Setelah Terobosan Terapi Kanker Melanoma
Saham Moderna (MRNA) melonjak hampir 177% pada penutupan Rabu setelah mengumumkan bahwa terapi kanker berbasis mRNA yang dikembangkan bersama Merck berhasil mencapai tujuan utama dalam uji klinis melanoma tahap akhir. Saham Merck (MRK) juga naik lebih dari 12% pada hari yang sama sebagai respons terhadap hasil tersebut. Target Corp. (TGT) menunjukkan kenaikan lebih dari 4% setelah laporan hasil kuartal kedua yang kuat dan peningkatan target harga di Wall Street.
Uji klinis fase 3 INTerpath-001 yang melibatkan 1.137 pasien melanoma risiko tinggi menunjukkan bahwa kombinasi Intismeran Autogene dengan obat imunoterapi Keytruda memperpanjang masa bebas kekambuhan dan metastasis jauh secara signifikan.
Ini menjadi hasil positif fase 3 pertama untuk terapi neoantigen personalisasi dan terapi kanker mRNA dari Moderna. Intismeran dirancang khusus untuk mutasi tumor setiap pasien guna membantu sistem imun menargetkan sel kanker, menguatkan hasil fase 2b yang mencatat pengurangan 49% risiko kekambuhan atau kematian dan 59% risiko metastasis jauh atau kematian.
Moderna dan Merck kini tengah melanjutkan evaluasi terhadap keseluruhan tingkat kelangsungan hidup dan melakukan uji coba pada sembilan jenis kanker lain, termasuk paru-paru, kandung kemih, ginjal, pankreas, dan lambung. Saham MRNA telah naik lebih dari 465% sepanjang 2026, sementara MRK bertambah hampir 43%, dengan sentimen investor yang berubah dari negatif menjadi sangat optimis dalam 24 jam terakhir menurut data Stocktwits.
Target meraih kenaikan saham ke level tertinggi satu tahun di $161,98 dan berada dalam tren kenaikan selama empat minggu berturut-turut setelah laporan kuartal kedua yang menunjukkan laba per saham disesuaikan sebesar $2,46 dengan pendapatan $26,54 miliar. Analis DA Davidson menaikkan target harga Target menjadi $185 dari $170 dan mempertahankan rekomendasi beli, menyatakan bahwa perusahaan menunjukkan perbaikan dalam manajemen inventaris, rantai pasok, pelaksanaan di toko, dan kekuatan pengiriman.
"Target memiliki ruang besar untuk pertumbuhan penjualan dan laba, yang akan meningkatkan kekuatan pendapatan," ujar analis DA Davidson.
Barclays juga menaikkan target harga menjadi $140 dari $115, meskipun mempertahankan peringkat 'Underweight' setelah laporan kuartal kedua Target.
Sentimen pasar terhadap saham Target juga sangat positif dengan volume pesan tinggi di Stocktwits, dan saham perusahaan telah naik lebih dari 58% sepanjang tahun 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow