Prodia Siapkan Dana Rp150 Miliar untuk Buyback Saham PRDA

Smallest Font
Largest Font

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mengalokasikan kas internal hingga Rp150 miliar untuk melaksanakan aksi pembelian kembali (buyback) saham di Bursa Efek Indonesia. Seperti dilansir dari Investor Daily, program tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan mulai 20 Agustus hingga 19 November 2026.

Manajemen menilai harga saham perseroan saat ini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental serta prospek pertumbuhan bisnis ke depan. Aksi korporasi ini dilaksanakan tanpa memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berdasarkan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk POJK Nomor 13 Tahun 2023, POJK Nomor 29 Tahun 2023, dan Surat OJK Nomor S-10/D.04/2026.

Corporate Secretary sekaligus Finance & Sustainability Prodia, Marina Eka Amalia, menegaskan bahwa program buyback pada 2026 ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa yang digelar pada 2025 guna menjaga stabilitas harga di tengah volatilitas pasar.

"Buyback ini didukung oleh kondisi likuiditas, arus kas, dan fundamental perseroan yang sehat. Langkah ini juga mencerminkan keyakinan manajemen terhadap kinerja perseroan yang terus membaik serta prospek pertumbuhan bisnis ke depan," kata Marina Eka Amalia, Corporate Secretary sekaligus Finance & Sustainability Prodia pada Rabu (19/8/2026).

Penggunaan dana maksimal Rp150 miliar yang sudah termasuk biaya transaksi ini dipastikan tidak mengganggu kegiatan operasional, alokasi rencana ekspansi, maupun kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangannya.

"Buyback merupakan satu bentuk alokasi modal yang kami nilai tepat untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham," ujar Marina Eka Amalia, Corporate Secretary sekaligus Finance & Sustainability Prodia.

Secara terpisah, pihak direksi menggarisbawahi bahwa strategi ini adalah bentuk optimisme perusahaan terhadap potensi kinerja internal dalam jangka panjang.

"Sebagai perusahaan dengan fundamental yang kuat, kami memandang buyback sebagai langkah strategis untuk menunjukkan keyakinan perseroan terhadap prospek bisnis jangka panjang Prodia," kata Liana Kuswandi, Direktur Utama Prodia.

Manajemen Prodia berkomitmen menjalankan aksi korporasi secara hati-hati dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

"Di tengah dinamika pasar, kami ingin terus memperkuat kepercayaan investor sekaligus mengoptimalkan nilai bagi para pemegang saham," ujar Liana Kuswandi, Direktur Utama Prodia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed