Presiden Prabowo Subianto Targetkan Revitalisasi Sekolah Selesai 2029

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah menargetkan seluruh proses renovasi gedung sekolah di Indonesia dapat diselesaikan sepenuhnya pada 2029 guna memastikan lingkungan belajar yang layak dan aman. Kebijakan ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat Presiden pada Sidang Kabinet Paripurna, Senin (20/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Untuk mencapai target akhir tersebut, pemerintah menetapkan peningkatan sasaran pembenahan fasilitas secara bertahap setiap tahunnya. Program perbaikan sarana pendidikan ini diawali dengan pengerjaan puluhan ribu fisik bangunan di berbagai daerah pada 2026.

"Tahun ini kita akan selesai 77 ribu sekolah renovasi. Tahun depan (2027) target kita 100 ribu, tahun 2028 100 ribu. Kita berharap di 2029 seluruh sekolah Indonesia sudah direnovasi," kata Presiden Prabowo Subianto.

Mengenai alokasi dana bantuan, mekanisme penyaluran anggaran akan dikirimkan secara tertuju guna memastikan ketepatan skema perbaikan di lapangan. Pengawasan penggunaan dana tersebut bakal melibatkan unsur internal sekolah serta pemangku kepentingan terkait.

"Uangnya kita akan kirim langsung ke kepala sekolah diawasi oleh komite orang tua, komite guru, dan sebagainya," kata Presiden Prabowo Subianto.

Pelaksanaan program revitalisasi ini diklaim mendapat respons positif dari kalangan masyarakat selama tahap awal pengolahan umpan balik. Hasil evaluasi sementara menunjukkan penerimaan yang baik di tingkat daerah.

"Ternyata hasilnya sangat baik. Kalau tidak salah ya, Menteri Mendikdasmen ada di sini ya, umpan balik yang saudara terima cukup bagus. Ya, baik, terima kasih," kata Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat target penyaluran awal 2026 menyasar minimal 71 ribu satuan pendidikan. Anggaran dasar sebesar Rp14 triliun disiapkan untuk 11.744 sekolah, sementara selebihnya dipenuhi melalui skema Anggaran Belanja Tambahan (ABT).

Prioritas penerima bantuan menyasar sekolah berstatus rusak berat, wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta area terdampak bencana. Usulan ABT sebesar Rp37,3 triliun disetujui DPR RI pada 15 Juli 2026 untuk dicairkan dua tahap guna melayani 40 ribu sasaran sekolah, disusul pagu indikatif 2027 sebesar Rp58,24 triliun.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed