Polisi Datangi Rumah Mega Salsabillah Usai Unggah Konten Satir
Aparat dari Polda Metro Jaya mendatangi kediaman komika Mega Salsabillah pada Selasa, 14 Juli 2026 dini hari setelah dirinya mengunggah konten video satir terkait kasus penggeledahan rumah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah di Bogor.
Petugas kepolisian mendatangi rumah baru Mega pada pukul 03.00 WIB guna meminta klarifikasi langsung atas video yang sempat disalahartikan oleh sebagian warganet, seperti dilansir dari Detik Hot.
Dalam konfirmasinya, Mega menegaskan bahwa unggahan tersebut murni merupakan sebuah satir komedi dan bukan bermaksud untuk melakukan kritik ataupun klaim kepemilikan atas aset yang tengah menjadi sorotan publik.
"Sebenarnya bukan mengkritik, itu lebih ke video satir. Jadi ada pengakuan dari Jampidsus kalau rumah di Sentul beneran rumahnya, tapi uang itu bukan uang dia, ada yang punya pokoknya. Terus karena nggak disebutin yang punya, aku bikinlah konten 'itu uangku guys' gitu, punya kakek buyutku gitu," kata Mega Salsabillah.
Kedatangan petugas pada dini hari tersebut sempat memicu kepanikan tersendiri bagi Mega karena ia menduga ada aksi pencurian kendaraan bermotor di sekitar rumah barunya.
"Aku nggak kepikiran ya. Soalnya aku kira itu ranmor. Soalnya aku baru pindah rumah, tetangga dan warga setempat selalu bilang 'motor hati-hati'.
Kebetulan jam 3 malam ada orang, alarm bunyi, alarm motor. Aku pikir itu ranmor, makanya aku video kan, ternyata orang dari Polda. Jadi aku udah take down videonya, eh udah sempat kesebar juga," tutur Mega Salsabillah.
Mega juga mengaku terkejut karena banyak orang yang menelan mentah-mentah candaan yang dibuatnya, bahkan mempercayai jumlah aset fantastis dalam konten tersebut.
"Kaget, kaget orang percaya itu duitku gitu. Orang percaya aku punya emas 74 kilo," ujar Mega Salsabillah.
Saat proses klarifikasi berlangsung, Mega sempat menawarkan untuk menghapus video tersebut, namun pihak kepolisian menyarankan langkah lain untuk meluruskan situasi.
"Iya. Terus ya sudah, karena aku nanya juga kan, '(videonya) harus di-take down atau nggak?'. (Polisi jawab) 'Nggak usah, bikin klarifikasi saja', karena belum ada tersangka waktu itu," kata Mega Salsabillah.
Pihak kepolisian juga memberikan imbauan agar ke depannya ia menyertakan penanda khusus pada setiap konten satir guna menghindari kesalahpahaman publik.
"Nggak masalah, cuman kemarin dititip pesan sama bapak-bapak dari Polda, kalau bisa dikasih tahulah kalau itu konten gitu. Biar orang nggak, nggak menelan mentah-mentah gitu," pungkas Mega Salsabillah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow