Polisi Evakuasi Jenazah Pria dari Gardu Listrik LRT Pancoran
Aparat kepolisian mengevakuasi jenazah berjenis kelamin laki-laki dari dalam gardu listrik di bawah Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (1/9/2026) malam. Penemuan mayat ini sempat menggegerkan warga sekitar setelah aroma bau busuk tercium amat menyengat di area tersebut.
Pantauan detikcom di lokasi menunjukkan warga memadati area bawah stasiun hingga jembatan penyeberangan orang (JPO) sekitar pukul 19.20 WIB. Garis polisi telah dipasang di dekat gardu listrik dengan penjagaan dari personel kepolisian, TNI, dan petugas Dinas Perhubungan.
Proses evakuasi oleh petugas kepolisian dimulai pada pukul 20.25 WIB, di mana bau busuk masih tercium tajam hingga radius 10 meter dari gardu listrik. Saat dikeluarkan, jenazah pria yang hanya mengenakan celana panjang hitam tersebut didapati mengalami luka bakar di area dada dan wajah sebelum dimasukkan ke kantong jenazah.
Kapolsek Pancoran Kompol Suminto mengonfirmasi keberadaannya di tempat kejadian perkara untuk memimpin proses penanganan awal.
"Saya di TKP, menunggu identifikasi," ucap Kompol Suminto saat dihubungi, Selasa (1/9/2026).
Pihak Polda Metro Jaya juga membenarkan penanganan laporan kejadian tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa kepolisian tengah merespons penemuan itu dan meminta waktu untuk memberikan keterangan resmi secara rinci.
Sementara itu, pihak pengelola transportasi memastikan korban meninggal bukan bagian dari internal perusahaan. Manager of Public Relations LRT Jabodetabek Radhitya Mardika menegaskan kepastian status korban usai memeriksa daftar personel operasional.
"Itu yang terduga jenazahnya bukan dari pegawainya LRT," kata Radhitya Mardika saat dihubungi, Selasa (1/9/2026).
Pihak manajemen memastikan tidak ada laporan mengenai personel yang hilang kontak hingga hari penemuan jenazah tersebut.
"Iya karena kan kalau pegawai LRT kelihatan kalau ada yang hilang satu atau bagaimana," jelas Radhitya.
Radhitya menambahkan bahwa penemuan ini bermula dari temuan aroma tidak sedap di sekitar lokasi pada sore hari. Petugas stasiun langsung melakukan pemeriksaan awal sebelum akhirnya meneruskan laporan ke pihak berwajib.
"Dari aroma itu, terus petugas datang cek dan karena ini berkaitan dengan jenazah makanya kita telepon kepolisian untuk melakukan identifikasi sesuai bidangnya," ucapnya.
Pihak LRT Jabodetabek memastikan insiden penemuan jenazah di dalam gardu listrik ini tidak mengganggu operasional kereta. Seluruh arus perjalanan LRT Jabodetabek, khususnya di Stasiun Pancoran, tetap beroperasi secara normal.
"Kalau di LRT intinya ini tidak menyebabkan gangguan perjalanan," tuturnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow