PM Anwar Umumkan Dana RM200 Juta Bantu Pedagang Kecil dan Ibu Rumah Tangga

Smallest Font
Largest Font

Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim mengumumkan geran sebesar RM200 juta dalam program Geran Sejahtera Madani untuk membantu pedagang kecil, penjaja pasar malam, dan ibu yang menjalankan usaha dari rumah. Program ini akan mulai berlaku pada 1 September 2026.

Selain itu, pemerintah juga meningkatkan fasilitas pembiayaan mikro sebesar RM1 miliar, sehingga total alokasi untuk tahun 2026 menjadi RM6 miliar. Anwar juga mengumumkan kenaikan 50% alokasi perawatan sekolah dari RM1 miliar menjadi RM1,5 miliar mulai tahun 2027, yang mencakup semua jenis sekolah seperti sekolah nasional, sekolah jenis kebangsaan Cina dan Tamil, sekolah agama, tahfiz, pondok, serta sekolah pendidikan khusus.

Dalam pidatonya di Putrajaya International Convention Centre (PICC) pada 30 Agustus 2026, Anwar menyatakan, "Semua pihak dijamin menerima tambahan alokasi." Ia menambahkan bahwa Kementerian Pendidikan akan mengunjungi setiap distrik mulai bulan September untuk memeriksa pengajuan perbaikan infrastruktur sekolah dan memulai perawatan sejak Januari 2027.

Dalam bidang teknologi, Anwar mengumumkan Program AI untuk Rakyat yang akan dibuka bagi 100.000 pemuda berusia 18 hingga 30 tahun mulai 1 September. "Mereka yang menyelesaikan modul yang ditentukan akan menerima langganan gratis selama tiga bulan untuk beberapa aplikasi kecerdasan buatan terkemuka, termasuk IlmuChat dari Malaysia, Gemini Enterprise dari AS, serta Wonderclip dan MuleRun dari China," ujar Anwar.

Untuk sektor kesehatan publik, Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) akan menyediakan dana sebesar RM1 miliar guna memperkuat kemampuan digital, termasuk penerapan sistem Rekam Medis Elektronik dan peningkatan konektivitas internet di 150 rumah sakit serta lebih dari 2.000 klinik kesehatan masyarakat di seluruh negeri. Anwar menyampaikan bahwa inisiatif ini bertujuan mempercepat proses perawatan dan mengurangi waktu tunggu pasien.

Lebih lanjut, Anwar mengumumkan bahwa pemerintah menyetujui peningkatan ambang batas pengecualian implementasi e-Invoice dari RM1 juta menjadi RM3 juta per tahun, sehingga bisnis dengan penjualan tahunan tidak melebihi RM3 juta dibebaskan dari kewajiban tersebut.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed