Pertamina dan Pemprov Jabar Berkolaborasi Olah Sampah Jadi Energi Clean

Smallest Font
Largest Font

PT Pertamina (Persero) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengolah sampah menjadi hidrogen rendah karbon, biomethane, dan biofuel pada Rabu (29/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Kesepakatan yang ditandatangani di Bandung tersebut berfokus pada pemanfaatan gas methane dari TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, guna mendukung transisi energi sekaligus menuntaskan persoalan sampah wilayah setempat.

Skema pengembangan energi bersih ini akan mengolah biogas dari sampah menjadi biomethane sebelum diproses lebih lanjut menjadi hidrogen dalam ekosistem waste to energy.

"Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, salah satunya pengelolaan sampah di kawasan TPA Sarimukti. Sampah yang diolah nantinya akan menghasilkan biogas, kemudian dikembangkan menjadi hidrogen dan biomethane," ujar Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Emma Sri Martini dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/7/2026).

Guna mewujudkan rantai nilai energi bersih yang terintegrasi dari hulu ke hilir, Pertamina membagi peran ke beberapa anak perusahaannya.

"Program ini akan dikerjakan bersama Subholding Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) dan Subholding Gas. Masing-masing memiliki peran dan tanggung jawab mulai dari penyediaan feedstock, pengolahan, pembangunan infrastruktur, hingga distribusi dan komersialisasi produk energi," tuturnya.

Pengembangan teknologi energi rendah karbon ini juga melibatkan mitra internasional, salah satunya Hyundai dari Korea Selatan.

"Kami melihat ini sebagai kolaborasi yang sangat baik antara Pertamina, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan mitra internasional dalam mengembangkan energi low carbon, khususnya hidrogen. Program ini kami harapkan menjadi percontohan dalam membangun ekosistem hidrogen di Indonesia. Apabila implementasinya berjalan dengan baik, model bisnis ini dapat diperluas dan direplikasi di berbagai daerah," katanya.

Inisiatif ini dirancang untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

"Sebagai perusahaan energi, Pertamina memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Harapan kami, kolaborasi ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat sebagai bagian dari komitmen Pertamina terhadap community development dan pembangunan berkelanjutan," sambung Emma.

Bersamaan dengan agenda penandatanganan tersebut, Pemprov Jawa Barat turut menggelar groundbreaking Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan TPPAS Legok Nangka.

Fasilitas PSEL Legok Nangka diproyeksikan mampu mengolah 2.000 ton sampah per hari menjadi energi listrik berkapasitas 40 MW yang diyakini dapat mengurangi beban TPA Sarimukti.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa fasilitas PSEL Legok Nangka menjadi bagian dari percepatan penyediaan energi bersih nasional.

"Kami berharap pembangunan fasilitas ini dapat berjalan sesuai rencana sehingga dapat segera beroperasi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih baik, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus menghasilkan energi bersih secara berkelanjutan melalui pemanfaatan energi baru terbarukan," ujar Yuliot.

Proyek PSEL Legok Nangka ditargetkan mulai beroperasi pada 2029 dengan daya serap tenaga kerja mencapai 1.500 orang.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kehadiran fasilitas pengolahan sampah ini memperkuat posisi daerahnya dalam transisi energi bersih dan berencana mengreplikasinya ke kawasan lain.

"Dengan hadirnya fasilitas pengolahan sampah menjadi energi ini, Jawa Barat akan semakin memperkuat posisinya sebagai provinsi penghasil energi bersih terbesar di Indonesia," tutupnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed