Persepsi Publik dan Viralitas di Dunia Digital

Smallest Font
Largest Font

Penulis : Mardiana Makmun 16 Aug 2026 | 11:04 WIB

JAKARTA, investor.id - Di tengah derasnya arus informasi, perhatian publik menjadi salah satu komoditas paling mahal. Namun memenangkan perhatian saja sehingga menjadi viral, tidak lagi cukup.

Dunia digital tidak lagi hanya berbicara mengenai konten dan viralitas, tetapi juga tentang bagaimana persepsi publik terbentuk,” kata Renaldy Pujiansyah.

Pengusaha muda dan pendiri Opinix, perusahaan yang bergerak di bidang strategi komunikasi dan ekosistem digital itu mengungkapkan, berdasarkan pengalamannya menangani berbagai kebutuhan komunikasi brand dan institusi, ia melihat bahwa sebuah brand tak hanya cukup viral, namun juga mmepunyai persepsi yang baik dan dipercaya.

Dari pemikiran tersebut, Renaldy Pujiansyah memperkenalkan gagasan Perception Economy, yakni kondisi ketika nilai sebuah brand, figur, maupun institusi semakin ditentukan oleh bagaimana publik memahami dan mengingatnya.

“Di era attention economy, yang diperebutkan bukan lagi sekadar ruang, tetapi persepsi. Perhatian membuat orang melihat kita, sementara persepsi menentukan apa yang mereka percaya tentang kita,” ujar Renaldy.

Menurutnya, jutaan views atau tingginya percakapan digital belum tentu menghasilkan reputasi yang kuat. Karena itu, komunikasi perlu dikelola sebagai strategi yang menghubungkan data, narasi, dan distribusi.

Renaldy menggambarkan prosesnya melalui alur: Attention → Interpretation → Conversation → Perception → Reputation.

Pemikiran tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan yang dikembangkan melalui Opinix. Perusahaan ini tidak hanya berfokus pada distribusi komunikasi, tetapi juga membaca percakapan publik, membangun positioning, mengembangkan narasi, hingga memahami perubahan persepsi audiens.

Menurut Renaldy, perusahaan ke depan tidak cukup hanya mengejar share of voice, tetapi juga harus memahami share of perception. “Pertanyaannya bukan lagi seberapa banyak orang membicarakan kita, tetapi apa yang mereka percaya ketika membicarakan kita.”

Bagi Renaldy, di tengah banjir informasi dan semakin mudahnya produksi konten, keunggulan terbesar sebuah brand bukan lagi sekadar menjadi yang paling terlihat. “Keunggulannya adalah menjadi yang paling dipahami dan dipercaya,” tandas dia.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Dummy Produk Jadi Komponen Strategis untuk Kehadiran Brand

Strategi Feel Good Network Bangun Ekosistem Kreatif di Asia Tenggara

Business 5 menit yang lalu Brand Masa Depan Tak Cukup Hanya Viral Di tengah derasnya arus informasi, perhatian publik menjadi salah satu komoditas paling mahal. Namun memenangkan perhatian saja sehingga menjadi viral, tidak lagi cukup.

Market 8 menit yang lalu Saham Emiten Emas Ada Target Harga Baru, Potensi Cuan Hampir 50% BRI Danareksa memangkas estimasi laba HRTA, tapi masih melihat pertumbuhan kuat & merekomendasikan buy saham HRTA dengan target harga baru.

Lifestyle 30 menit yang lalu Indonesia Bisa Berbagi Pengalaman CKG kepada WHO Pidato Kenegaraan Presiden pada 14 Agustus 2026 antara lain menyebutkan bahwa negara harus menjaga kesehatan rakyat sebelum mereka sakit berat. Salah satunya melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang sukses menjangkau 108 juta orang.

Lifestyle 44 menit yang lalu Landmark Kota Bogor Dicat Meriah Merah Putih Gegap gempita menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) sangat terasa di kota-kota di Indonesia. Di Kota Bogor, sejumlah landmark kota dicat warna merah dan putih sehingga terlihat meriah.

Market 1 jam yang lalu Rupiah Kesulitan Bertahan di Zona Hijau Nilai tukar rupiah dalam sepekan terakhir melemah 72 poin (0,40%) terhadap dolar AS dari Rp 17.755 ke level Rp 17.827.

Business 1 jam yang lalu Tiga Pelabuhan Terdampak Gempa NTT Sedikitnya tiga pelabuhan terdampak gempa bumi magnitudo 7,0 yang mengguncang Kepulauan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8).

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed