Pemerintah Siapkan Strategi Reaktivasi Sumur Dongkrak Lifting Migas 2027
Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi guna meningkatkan target pengangkatan minyak dan gas bumi pada RAPBN 2027, salah satunya melalui reaktivasi sumur yang tidak berproduksi. Kebijakan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (2/9/2026), dilansir dari Investor Daily.
Target lifting minyak dalam RAPBN 2027 ditetapkan sebesar 612.500 barel per hari, sementara lifting gas ditargetkan mencapai 954.000 barel setara minyak per hari. Selain itu, asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price dipatok pada angka 75 dolar AS per barel.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa optimalisasi lapangan yang ada serta percepatan pengembangan cadangan menjadi fokus utama selain pencarian sumur baru.
"Pemerintah terus meningkatkan lifting migas melalui reaktivasi sumur yang tidak aktif, percepatan pengembangan cadangan migas, pemanfaatan teknologi yang lebih maju, dan penguatan pengawasan untuk meningkatkan efisiensi operasi," kata Purbaya.
Penggunaan teknologi produksi mutakhir terus didorong untuk mengoptimalkan lapangan aktif sekaligus menahan laju penurunan produksi alami. Di saat yang sama, pengawasan kegiatan hulu migas diperketat guna menjamin efisiensi operasional secara menyeluruh.
Langkah peningkatan produksi ini juga diimbangi dengan perbaikan iklim investasi melalui penyediaan insentif fiskal, kepastian berusaha, dan penyederhanaan regulasi. Seluruh rangkaian strategi ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional pada 2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow