Pemerintah Percepat Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk Indonesia Emas

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah mempercepat transformasi pendidikan nasional melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada 17 Juli 2026 di Jakarta. Upaya ini dilakukan untuk membangun ekosistem pendidikan berkualitas demi mewujudkan target Indonesia Emas 2045, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan program ini berfokus pada investasi jangka panjang sumber daya manusia.

"Pendidikan itu investasi. Dana pendidikan bukan spending yang habis begitu saja, tetapi investasi untuk membangun generasi Indonesia yang unggul," ujar Abdul Mu'ti.

Menurutnya, lingkungan fisik yang bersih dan nyaman akan memengaruhi motivasi serta kualitas belajar siswa dalam jangka waktu panjang.

"Hasil pembangunan pendidikan memang tidak bisa dilihat dalam satu atau dua tahun. Dampaknya baru akan terasa dalam 10 hingga 20 tahun ke depan. Apa yang kita tanam hari ini akan dipanen pada 2045," tutur Abdul Mu'ti.

Pemerintah menetapkan sekolah di wilayah terdampak bencana, kawasan 3T, serta sekolah dengan kerusakan berat sebagai sasaran utama. Empat fondasi transformasi mencakup kualitas guru, regulasi, budaya sekolah, dan sarana modern.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan seluruh sekolah di Indonesia selesai direvitalisasi secara bertahap hingga tahun 2028.

Pemerintah berusaha mencegah penurunan mutu pendidikan akibat kerusakan infrastruktur dan dampak pandemi masa lalu.

"Kalau sekolah-sekolah itu tidak segera ditangani, dampaknya terhadap mutu pendidikan akan berlangsung sangat panjang. Kita sudah belajar dari pandemi Covid-19 yang menyebabkan learning loss, dan jangan sampai kondisi itu terus berlanjut," kata Abdul Mu'ti.

Terkait digitalisasi, pemerintah menyediakan dukungan perangkat hingga pelatihan bagi tenaga pendidik untuk memaksimalkan proses belajar mengajar.

"Gurunya kami latih, sekolah yang belum memiliki internet kami bantu internetnya, yang belum memiliki listrik kami bantu dengan panel tenaga surya. Jadi semuanya sudah dipersiapkan agar benar-benar dimanfaatkan untuk pembelajaran," ujar Abdul Mu'ti.

Mu'ti juga meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas sekolah yang telah diperbaiki agar anggaran negara digunakan secara tepat.

"Mari kita rawat sekolah yang sudah direvitalisasi. Jangan ada penyalahgunaan anggaran dan jangan ada penyelewengan. Pendidikan yang bermutu hanya bisa terwujud melalui sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media," ucap Abdul Mu'ti.

Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi mengapresiasi investasi jangka panjang ini dan menekankan pentingnya kualitas guru dalam proses pembelajaran.

"Revitalisasi bukan hanya mempercantik sekolah, tetapi membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik. Yang terpenting adalah bagaimana revitalisasi itu berdampak pada kualitas pembelajaran," ujar Unifah Rosyidi.

Kemendikdasmen menerapkan prinsip tata kelola yang baik dengan pendampingan konsultan dan pengawasan Inspektorat Jenderal untuk memastikan program berjalan akuntabel.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed