Pemerintah Adopsi Konsep INSP Prancis untuk Lembaga Pendidikan URI
Pemerintah secara resmi telah meluncurkan Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai sarana pendidikan dan penyiapan sumber daya manusia. Gubernur URI, Donny Ermawan Taufanto, mengungkapkan bahwa pendirian lembaga ini mengacu pada konsep Institut National du Service Public (INSP) di Prancis, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Penggemblengan angkatan pertama URI saat ini sedang berlangsung untuk 399 pegawai baru BUMN. Di samping rencana pembangunan 10 URI, pemerintah bakal mengintegrasikan Lembaga Administrasi Negara (LAN) guna memperkuat pembinaan aparatur pemerintah dan BUMN.
"Inilah yang digagas oleh beliau (Presiden Prabowo). Seperti halnya negara-negara tetangga kita juga mempunyai lembaga yang seperti yang kita ciptakan ini, yaitu seperti halnya kalau di Prancis kita dengar ENA ataupun sekarang namanya INSP itu adalah beberapa pejabat tinggi dari Prancis juga lulusan dari sekolah tersebut," kata Donny dalam konferensi pers di Istana Negara usai pelantikan semalam, Rabu (23/7/2026).
"Nah, ini diharapkan juga seperti itu juga, kita akan mendidik melatih baik karakternya ataupun pemikirannya eh managerial skill akan kita berikan penanaman kepada mereka sehingga akan bisa menjadi pemimpin di masa depan," imbuhnya.
INSP resmi didirikan oleh Presiden Emmanuel Macron pada 1 Januari 2022 sebagai pengganti Ecole Nationale d'Administration (ENA). Lembaga tersebut mengurus rekrutmen, pelatihan awal, hingga pelatihan lanjutan bagi pimpinan eksekutif dan manajer tingkat atas di Prancis.
Berdasarkan dokumen INSP Roadmap 2025-2026, lembaga ini bertugas melatih para pejabat senior di tiga sektor pelayanan publik serta administrasi peradilan. INSP mengawasi program dasar bersama untuk sekolah dinas yang mencetak eksekutif senior, sekaligus memfasilitasi PNS senior dalam menduduki jabatan manajerial pemerintahan.
Sejarah mencatat bahwa ENA didirikan oleh Charles de Gaulle pasca-Perang Dunia II sebagai wadah penggemblengan calon pemimpin. Meski dirancang mengusung prinsip meritokrasi, ENA dalam perkembangannya sempat dipandang sebagai simbol elitisme. Alumni sekolah pascasarjana tersebut mencakup berbagai presiden, perdana menteri, dan pemimpin industri Prancis, termasuk Macron yang lulus pada 2004. Macron mengganti ENA dengan INSP demi mendorong keberagaman dalam pelatihan pejabat sektor publik.
Prosedur Pendaftaran dan Tahapan Seleksi INSP
Pendaftaran INSP dibuka melalui jaringan kedutaan besar Prancis di seluruh dunia. Proses penerimaan murid baru untuk tahun ajaran yang dimulai akhir Agustus 2026 telah membuka pendaftaran daring pada 19 September hingga 21 November 2025.
Seleksi peserta melalui beberapa tingkatan:
1. Pendaftaran secara daring melalui pengisian formulir dan unggah berkas pendukung pada situs resmi insp.gouv.fr.
2. Pra-seleksi berkas oleh pihak INSP untuk menentukan kandidat yang berhak mengikuti ujian tertulis.
3. Ujian kelayakan tertulis yang mencakup tiga tes dalam waktu setengah hari. Ujian ini menilai kemampuan dasar pembelajaran, keterampilan berargumen lewat esai, serta pengetahuan spesialisasi pilihan antara Hubungan Internasional atau Administrasi Komparatif dan Manajemen Publik.
4. Tes penerimaan lisan berupa wawancara oleh juri kedutaan untuk menguji motivasi serta daya adaptasi kandidat.
5. Penetapan hasil penerimaan oleh komite yang disalurkan melalui kedutaan besar masing-masing negara.
Pelaksanaan tes tertulis dan wawancara lisan bagi peserta internasional diselenggarakan di kantor kedutaan besar Prancis setempat, atau secara langsung di kantor INSP (Paris/Strasbourg) dan konferensi video bagi pelamar yang sedang berada di Prancis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow