Patrick Walujo Mundur dari Pengendali NexAI Digital Infrastruktur
Nama Sugito Walujo atau Patrick Walujo dilaporkan menghilang dari daftar pemilik manfaat atau pengendali tingkat individu dari PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV). Emiten tersebut kini telah berganti nama menjadi PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk.
Perubahan struktur pengendali ini terungkap melalui laporan bulanan registrasi pemegang efek MGLV per akhir Juni 2026 yang dikutip dari Investor Daily. Berdasarkan data laporan tersebut, penerima manfaat akhir dari MGLV sekarang menyisakan dua nama, yaitu Glenn T Sugita dan Suriyanto.
Glenn Sugita dan Suriyanto menggenggam kepemilikan saham MGLV melalui PT Nextier Datamate Center. Adapun Glenn Sugita sendiri, jika mengacu pada berbagai sumber, merupakan pihak pengendali dari PT Persib Bandung Bermartabat.
Kondisi ini berbeda dengan laporan bulanan registrasi pemegang efek MLGV per akhir Mei 2026. Pada periode itu, terdapat tiga nama yang tercatat sebagai penerima manfaat akhir MGLV, yakni Glenn Sugita, Suriyanto, serta Sugito Walujo atau Patrick Walujo yang mengempit saham melalui PT Nextier Datamate Center.
Sebelumnya, Patrick Walujo telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai komisaris MGLV yang diterima perseroan pada 19 Juni 2026. Langkah pengunduran diri tersebut kemudian resmi disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 24 Juni 2026.
Di samping itu, PT Nextier Datamate Center mengumumkan aksi penjualan sebanyak 56.429.600 lembar saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) atau PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk. Perusahaan ini merupakan entitas pengendali baru dari MGLV.
Transaksi penjualan saham oleh Nextier Datamate dilakukan pada 3 Juni 2026 dengan tingkat harga Rp 7.000 per saham. Melalui aksi korporasi tersebut, nilai keseluruhan transaksi penjualan mencapai angka Rp 395 miliar.
Pascatransaksi tersebut dilaksanakan, Nextier Datamate tercatat masih menguasai 1.444.570.400 lembar saham MGLV atau setara dengan 75,78 persen. Jumlah kepemilikan ini mengalami penurunan dari posisi sebelumnya yang mencapai 1,5 miliar lembar saham atau 78,74 persen.
Sebelum rangkaian transaksi ini terjadi, MGLV bersama PT Nextier Datamate Center (NDC) telah meneken perjanjian pengikatan jual beli saham dan piutang (PPJB). NDC bertindak sebagai pengendali baru yang menguasai 78,74 persen saham MGLV sejak 9 Februari 2026.
Nextier (NDC) sendiri merupakan perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Republik Indonesia dan berdomisili di Gedung Pacific Century Place, Jakarta. Perusahaan pengendali baru MGLV ini bergerak di bidang penyediaan fasilitas pusat data (data center) berbasis teknologi informasi (IT), termasuk jasa konsultasi manajemen strategis.
Presiden Direktur MGLV, Ahmad Zulfikar menjelaskan bahwa pada 2 Juli 2026, perseroan telah menandatangani PPJB dengan NDC sehubungan dengan penjualan atas 999 saham NDC pada PT Nextier Askara Center (NAC) dan 999 saham NDC pada PT Nextier genai Center (NGS) kepada MGLV.
Selain mengatur pelepasan saham, perjanjian tersebut juga mencakup proses pengalihan atas piutang milik NDC kepada NAC serta piutang NDC kepada NGS untuk dialihkan kepada pihak MGLV.
"Penyelesaian atas rencana transaksi tersebut tunduk kepada pemenuhan dan/atau pengesampingan atas persyaratan yang diatur dalam PPJB," kata Ahmad dalam keterbukaan informasi.
Lebih lanjut, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi agar transaksi ini menjadi efektif adalah tuntasnya proses penjualan 13 anak perusahaan MGLV saat ini beserta pengalihan seluruh aset dan liabilitas yang dimiliki MGLV.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow