Pajak Tahunan Toyota Land Cruiser 300 Hybrid Capai Rp 50 Jutaan

Smallest Font
Largest Font

Kehadiran Toyota Land Cruiser 300 Hybrid di Indonesia membawa konsekuensi biaya kepemilikan yang terbilang fantastis. Sport Utility Vehicle (SUV) ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 2,716 miliar hingga Rp 2,816 miliar.

Besarnya harga jual tersebut berimbas langsung pada kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan yang harus ditanggung pemiliknya. Besaran pajak kendaraan ini diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026, sebagaimana dikutip dari Detik Oto.

Untuk wilayah Jakarta, perhitungan pajak kepemilikan pertama Land Cruiser 300 Hybrid tipe VX-R menetapkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar Rp 2.011.005.000. Setelah dikalikan bobot, Dasar Pengenaan PKB (DP PKB) menjadi Rp 2.111.555.250.

Dengan tarif PKB Jakarta sebesar 2 persen, tagihan PKB tipe VX-R menyentuh Rp 42.231.105. Ditambah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) Rp 143.000, total pajak tahunannya mencapai Rp 42.374.105.

Sementara itu, varian Land Cruiser 300 GR-S Hybrid memiliki NJKB sebesar Rp 2.625.795.000 dengan nilai DP PKB Rp 2.757.084.750. Beban PKB 2 persen untuk tipe ini berada di angka Rp 52.515.900.

Total kewajiban pajak tahunan yang harus dibayarkan untuk tipe GR-S Hybrid menembus Rp 52.658.900 setelah memperhitungkan SWDKLLJ. Angka ini dapat bervariasi di luar wilayah Jakarta sesuai dengan regulasi tarif daerah setempat.

Di luar faktor beban pajak, kendaraan ini dibekali mesin bensin V35A-FTS V6 3.500 cc twin-turbo yang berpadu dengan motor listrik. Mesin bensin menyuplai tenaga 305 kW dan torsi 650 Nm, sedangkan motor listrik menyumbang 36 kW dan 250 Nm.

Sistem penggerak gabungan ini sanggup menghasilkan output total hingga 341 kW serta torsi puncak 790 Nm. Penerapan Parallel Hybrid System menempatkan motor listrik di antara mesin dan transmisi otomatis 10-percepatan.

Penyaluran tenaga diatur melalui kopling Open Clutch yang memungkinkan mesin dan motor listrik bekerja secara simultan maupun terpisah. Kendaraan juga mampu bergerak penuh menggunakan moda listrik saat melaju di bawah kecepatan 30 km/jam pada kondisi jalan awal.

Sektor penjelajahan medan sulit didukung fitur Auto Multi Terrain Select yang menyesuaikan mode berkendara secara otomatis. Pada tampilan eksterior, tipe GR-S HEV mengusung gril hitam beremblem TOYOTA dan pelek black matte, sedangkan tipe VX-R mendapat penyegaran pada desain bumper depan dan belakang.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed