Mario Aji Kena Tilang Saat Setir Mobil Bersama Veda Ega di Eropa
Pebalap Moto2 asal Indonesia Mario Aji terkena tilang oleh petugas kepolisian saat berkendara menuju tempat latihan di Eropa akibat melaju melebihi batas kecepatan maksimal yang ditentukan. Insiden yang dilansir dari Detik Oto tersebut dialami Mario ketika dirinya sedang membonceng pebalap Moto3 Veda Ega Pratama sebagai penumpang mobil.
Surat Izin Mengemudi (SIM) internasional telah dikantongi oleh Mario sehingga dirinya kerap menjadi pengemudi bagi Veda selama menjalani kegiatan di luar lintasan balap Eropa. Penegakan hukum terjadi saat kendaraan melaju dengan kecepatan 120 km/jam pada area jalan yang memiliki batas kecepatan maksimal 80 km/jam.
Denda akibat pelanggaran batas kecepatan di jalur tersebut mencapai nominal Rp 3,5 juta setelah dikonversikan ke dalam mata uang rupiah. Mario memegang peran sebagai pengemudi karena Veda belum memiliki dokumen izin berkendara yang sah untuk wilayah benua Eropa.
"Saya lebih sering nyetir di Eropa malah daripada di Indonesia. Saya jadi sopir pribadinya Veda di sana. Jadi, pagi berangkat latihan. Dia di dalam mobil tidur saya nyanyi sendiri," kata Mario Aji.
Mario menjelaskan bahwa dirinya telah mengurus seluruh keperluan dokumen legalitas berkendara dengan lengkap untuk menunjang aktivitas mobilitas harian mereka di sana.
"SIM ada, dua-duanya (mobil dan motor). Di Eropa pakai international license. Sudah apply, aman," sambung Mario Aji.
Perjalanan dari Barcelona menuju Mora Circuit memakan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan darat dengan bantuan aplikasi navigasi digital untuk memantau situasi jalanan luar kota.
"Sempat kena tilang kemarin. Kan kita mau berangkat latihan dari Barcelona ke Mora (Circuit Móra d'Ebre), itu jaraknya sekitar 2,5 jam. Veda tidur.
Saya pakai aplikasi Waze, biasanya ada indikasi kamera di mana, speed limit di mana, terus polisi di mana. Saat itu nggak ada sama sekali. Ada speed limit 80 (km/jam), tapi saya jalan 120 (km/jam)," cerita Mario Aji.
Petugas kepolisian kemudian menghentikan kendaraan secara mendadak di area sebelum jembatan untuk melakukan pemeriksaan batas kecepatan kendaraan yang lewat.
"Tiba-tiba sebelum jembatan ada polisi cegat. Biasanya kan memang sering tes alkohol, ini kena tilang speed limit. Kelebihan 50 km/jam," sambung Mario Aji.
Veda Ega Pratama memberikan tanggapan mengenai kondisinya yang selalu menjadi penumpang di dalam mobil saat bepergian bersama seniornya tersebut.
"Kadang kasihan, habis latihan tuh kan capek ya. Kalau saya bisa tidur, Mas Mario nyetir. Tapi ya gimana lagi kan saya nggak bisa nyetir di sana, jadi ya bisanya tidur," kekeh Veda Ega Pratama.
Veda terkejut saat terbangun dari tidur akibat laju mobil terhenti oleh razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian setempat di rute latihan mereka.
"Saya juga bangun-bangun, loh kok disetop. Wah telat ini, gimana ini," timpal Veda Ega Pratama sambil tertawa.
Pebalap muda tersebut menyatakan tidak ikut membayarkan nominal denda tilang yang dijatuhkan kepada Mario atas pelanggaran lalu lintas tersebut.
"Nggak, hahaha," kata Veda Ega Pratama.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow