Kinerja Saham dan Finansial Indika Energy Melonjak pada 2026
PT Indika Energy Tbk (INDY) mencatatkan penguatan harga saham hingga mencapai level Rp2.540 per saham pada sesi pertama perdagangan Senin (27/7/2026). Lonjakan ini didorong oleh kinerja keuangan kuartal I-2026 yang solid serta kepastian strategi diversifikasi bisnis perseroan.
Pendapatan perseroan tumbuh 2,3 persen secara tahunan menjadi Rp8,31 triliun pada kuartal I-2026. Sementara itu, laba bersih INDY melesat 145,9 persen menjadi Rp118,3 miliar di tengah pemulihan operasional. Laba kotor tercatat sebesar Rp1,25 triliun dengan perolehan EBITDA mencapai Rp636 miliar.
Anak usaha perseroan di bidang pertambangan batu bara, PT Kideco Jaya Agung, masih mendominasi pendapatan dengan menyumbang US$377,4 juta atau sekitar Rp6,75 triliun. Angka tersebut setara dengan 72,8 persen dari total pendapatan kotor perseroan.
Di tengah penguatan kinerja, sempat beredar rumor pasar yang menyebutkan rencana divestasi 91 persen saham Kideco senilai US$1 miliar atau sekitar Rp18 triliun untuk mendanai transisi energi. Isu tersebut direspons langsung oleh pihak perseroan guna meredam spekulasi investor.
"Sehubungan dengan pemberitaan media baru-baru ini mengenai portofolio investasi perseroan, perseroan tidak memberikan komentar atas rumor atau spekulasi pasar," kata Corporate Secretary PT Indika Energy Tbk, Adi Pramono.
Manajemen menegaskan bahwa setiap perkembangan material akan disampaikan secara transparan sesuai regulasi. Langkah tersebut diambil untuk memitigasi ketidakpastian serta menjaga stabilitas valuasi perseroan di Bursa Efek Indonesia.
Selain mengelola bisnis batu bara, perseroan mempercepat langkah diversifikasi menuju target pendapatan non-batubara sebesar 50 persen pada 2028. Sebagai pilar utama, proyek tambang emas Awak Mas di Sulawesi Selatan yang bernilai investasi US$429 juta ditargetkan berproduksi komersial pada kuartal I-2027.
Menurut laporan BRI Danareksa Sekuritas, perseroan telah mengalokasikan belanja modal non-batubara tahun 2026 sebesar Rp445 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk pengembangan proyek proyek Awak Mas, inisiatif hijau, serta ekosistem kendaraan listrik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow