Indika Energy Bidik Produksi Emas Awak Mas Dimulai Akhir 2026
PT Indika Energy Tbk (INDY) bersiap memulai tahap uji coba produksi emas di proyek Awak Mas pada akhir 2026. Langkah ini memperkuat potensi kinerja perseroan sebelum memasuki fase operasi komersial yang dijadwalkan pada Februari 2027.
Dikutip dari Investor Daily, laporan riset UOB Kay Hian Sekuritas mencatat proses pembangunan infrastruktur di area tambang masih terus berjalan. Fokus pekerjaan saat ini mencakup sektor EPC, akses jalan, fasilitas penampungan tailing, area pembuangan limbah, hingga jaringan transmisi listrik.
Pada tahap awal operasional, target volume produksi emas ditetapkan sebesar 100 ribu oz per tahun. Kapasitas tersebut diproyeksikan meningkat secara bertahap hingga mencapai 150 ribu oz pada 2029.
Target operasional tersebut disokong oleh total cadangan emas yang mencapai 1,9 juta oz dengan perkiraan masa produktif tambang hingga 2041. Dari sisi operasional, biaya kas tercatat sekitar US$1.150 per oz dan AISC sebesar US$1.300 per oz, sementara total biaya termasuk royalti berada di level US$1.800 per oz.
Seiring masuknya kontribusi dari tambang Awak Mas, laba bersih INDY pada 2027 diperkirakan menembus US$101 juta. Perkiraan ini mencerminkan kenaikan sebesar 125% yang ditopang estimasi produksi emas sekitar 80 ribu oz.
Volume produksi emas diprediksi naik menjadi 100 ribu oz pada 2028 dengan asumsi harga emas sebesar US$4.080 per oz. Berdasarkan data tersebut, UOB Kay Hian Sekuritas memproyeksikan pertumbuhan laba bersih INDY masing-masing sebesar 642% pada 2026, 125% pada 2027, dan 38% pada 2028.
Prospek pertumbuhan pendapatan perseroan terdorong oleh kombinasi pemulihan harga batu bara serta dimulainya komersialisasi proyek Awak Mas. Atas pertimbangan kinerja operasional tersebut, UOB Kay Hian Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk saham INDY dengan target harga Rp3.050 per saham.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow