Kemenhub Audit Operator KM Mutiara Sentosa II Usai Terbakar

Smallest Font
Largest Font

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bakal memanggil dan mengaudit sistem manajemen keselamatan milik PT Atosim Lampung Pelayaran selaku operator KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di Perairan Madura, Jawa Timur pada Kamis (6/8/2026).

Langkah pengawasan dan evaluasi ini diambil setelah insiden kebakaran kapal tersebut memakan korban sebanyak 238 orang, sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Dari total korban yang telah dievakuasi, sebanyak 233 orang dinyatakan selamat dan 5 orang meninggal dunia.

"Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari langkah pengawasan dan mitigasi untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari," tegas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).

Prosedur pemuatan barang, kendaraan, dan penumpang wajib dipastikan berjalan sesuai aturan keselamatan oleh setiap operator kapal. Hal itu termasuk melarang pengangkutan barang berbahaya atau mudah terbakar tanpa mekanisme pemeriksaan serta pengemasan resmi.

"Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap seluruh prosedur keselamatan baik oleh operator maupun masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut, menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan di laut sekaligus memperkuat budaya keselamatan pelayaran nasional," beber Masyhud.

Proses evakuasi para korban melibat berbagai armada, seperti KRI Nala 363, KN. SAR Permadi, KN. Masalembo, Meratus Project 3, TB.

Hasnur, Meratus Pematang Siantar, Transco Arafura, Prakasa Mas, Selaras Mas, Aicon Dahli, SC Aila XVII, Daniel 1, KM. Alcon, hingga perahu nelayan.

Berdasarkan keterangan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), penanganan darurat kini telah dialihkan menjadi operasi kesiapsiagaan rutin di bawah kendali Kantor SAR Surabaya, sementara Kemenhub terus memantau penanganan korban dan investigasi.

"Untuk mengetahui penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Kemenhub mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)," ujar Masyhud.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed