Jose Mourinho Minta Wasit Lindungi Vinicius Junior di Laga Real Madrid
Jose Mourinho, pelatih Real Madrid, meminta wasit untuk memberikan perlindungan lebih kepada Vinicius Junior saat bertanding. Permintaan ini disampaikan jelang laga Real Madrid melawan Real Sociedad pada Kamis (27/8/2026) pukul 02.00 WIB.
Mourinho menyoroti insiden saat melawan Espanyol yang membuat Vinicius dilanggar tanpa hukuman dari wasit. Alex Calatrava, pelaku pelanggaran, mencetak gol pengimbang sebelum akhirnya mendapat kartu kuning karena pelanggaran berulang terhadap Vinicius, menurut laporan Detik Sport.
Dalam konferensi pers Selasa (25/8), Mourinho menjelaskan adanya perlakuan berbeda terhadap Vinicius dibanding pemain lain.
"Apa yang bisa saya katakan adalah—dan hal ini sama saja dalam laga persahabatan maupun laga di luar Spanyol—perbedaan antara Vini dan pemain lain secara umum sangat jelas terlihat," ujar Mourinho.
"Ada dinamika atau pola yang terbentuk. Lawan merasa mereka bisa melakukan itu (melanggarnya), dan mereka pun melakukannya. Bagi saya, hal itu sangat jelas."
Mourinho membandingkan situasi itu seperti anak-anak yang bertindak sesuai batas toleransi dari orang dewasa.
"Situasinya mirip dengan anak-anak. Anak kecil akan bertindak sejauh mana kita membiarkan mereka melakukannya. Begitu pula dengan para pemain. Jika kartu kuning tidak keluar setelah 10 pelanggaran, mereka akan berpikir, 'Saya bisa bermain agresif.'"
Pelatih asal Portugal ini juga mengkritik peran VAR yang dinilai tidak optimal dalam melindungi Vinicius.
"Terkait tindakan agresif terhadap Vinicius, saya paham jika wasit tidak melihatnya. Dan ofisial keempat tak ingin mengambil keputusan sendiri, padahal keputusan itu bisa jadi sangat krusial dalam laga. Namun, kita bisa bilang bahwa VAR tidak menjalankan tugasnya dengan baik."
"Sebelum setiap laga, saya selalu menaruh kepercayaan pada wasit, di liga mana pun itu… Namun usai laga, terkadang ada hal-hal yang tidak saya sukai," tambah Mourinho.
Selain itu, Mourinho menilai Vinicius harus bisa menghadapi ejekan dari penonton dengan lebih baik, selama masih dalam batas yang wajar.
"Hubungannya dengan penonton—bukan soal rasisme, melainkan ejekan 'biasa'—menurut saya, hal itu bisa diperbaiki. Namun, terkait jalannya laga, seperti tendangan lawan, penalti, atau rasa frustrasi, menurut saya itu adalah tanggung jawab sang 'pengadil', yaitu wasit. Jika saya bermain dan mendapat tendangan lawan, dengan kepribadian saya… mungkin semenit kemudian saya sudah kena kartu merah! Para pemain harus dilindungi," tegas Mourinho.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow