John Ternus Ambil Alih Kepemimpinan Apple di Tengah Kenaikan Saham

Smallest Font
Largest Font

John Ternus resmi mengambil alih kepemimpinan Apple dari Tim Cook, menghadapi tantangan besar di tengah tren kenaikan saham perusahaan yang terus berlanjut hingga Agustus 2026. Saham Apple naik 3,6% pada bulan ini setelah sebelumnya melonjak 6,8% di Juli, berbanding terbalik dengan indeks S&P 500 yang turun 0,3% pada Agustus. Tantangan pertama Ternus akan terlihat pada 9 September saat peluncuran iPhone lipat pertama Apple, yang merupakan bagian dari roadmap produk lebih luas yang juga mencakup smart display, AirPods berkamera, kacamata pintar, dan sistem keamanan rumah.

Selain itu, Ternus harus memimpin pengembangan AI Siri yang diperbarui, di mana Apple kini mengandalkan teknologi Gemini dari Google setelah mengalami kesulitan mengembangkan model AI sendiri.

Ternus juga diperkirakan akan mengandalkan dukungan kuat dari COO Sabih Khan, CFO Kevan Parekh, dan kepala layanan Eddy Cue, sementara Tim Cook tetap menjabat sebagai ketua eksekutif dan mengelola hubungan penting dengan pemerintah AS dan China. Menurut laporan Bloomberg, tugas utama Ternus adalah membangun kembali kepemimpinan Apple, yang diperkirakan akan mengalami perombakan besar dalam beberapa tahun ke depan dengan banyak eksekutif senior yang akan pensiun.

Dia harus menyiapkan pengganti di bidang hardware, pemasaran, ritel, dan SDM, serta memperkuat kembali organisasi desain Apple yang melemah. Sentimen pasar ritel terhadap saham Apple sempat mencapai puncaknya di awal bulan sebelum menurun menjadi sangat bearish, meskipun jumlah pengamat saham meningkat sedikit.

Sejumlah analis memberikan rekomendasi beragam, dengan 25 dari 44 menyarankan untuk membeli, 14 menyarankan tahan, dan 5 menyarankan jual saham Apple. Apple juga baru-baru ini menaikkan harga langganan Apple TV dan Apple One di AS, serta menaikkan harga beberapa produk gadgetnya seperti Mac dan iPad sejak Juni. Perkiraan harga iPhone 18 juga menunjukkan kenaikan signifikan, antara 100 hingga 200 dolar AS lebih mahal untuk model Pro.

Di sisi lain, OpenAI dilaporkan membeli ribuan perangkat Mac mini dan Mac Studio untuk kebutuhan pengembangan AI, yang turut memengaruhi ketersediaan perangkat Apple.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed