Ketua Parlemen Iran Tuding AS Gunakan Taktik Mencekik
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuding Pemerintah Amerika Serikat sengaja menerapkan taktik tekanan ekstrem untuk memaksakan konsesi perang yang tidak pernah disepakati sebelumnya, Rabu (19/8/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
"Pemerintah AS berpikir bahwa dengan cara mencekik Iran, mereka bisa mendapatkan konsesi yang sejak awal tidak pernah menjadi bagian dari kesepakatan," tegas Ghalibaf melalui unggahan di akun media sosial resminya yang dikutip Anadolu.
Pernyataan keras tersebut dilontarkan Ghalibaf sembari menyentil Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, yang dinilainya mulai kehilangan kendali atas situasi diplomasi yang sedang berkembang.
"Berhentilah menunggu kelompok lelucon itu mengeluarkaan keajaiban dari topinya, dan segera benahi kekacauan yang telah kalian ciptakan sendiri," lanjut Ghalibaf.
Ketegangan diplomatik antara kedua negara kembali memuncak akibat terhambatnya implementasi nota kesepahaman yang ditandatangani pada pertengahan Juni 2026. Kesepakatan awal yang diinisiasi melalui mediasi Pakistan dan Qatar tersebut ditujukan untuk menghentikan permusuhan sekaligus membuka jalan menuju perundingan damai secara permanen.
Proses dialog tersebut kini menemui jalan buntu setelah kedua belah pihak terlibat perselisihan sengit terkait penafsiran syarat-syarat dalam memorandum, serta sengketa jalur pelayaran di Selat Hormuz. Jalur laut vital tersebut menjadi urat nadi distribusi energi global yang dilalui sekitar seperlima dari total pasokan minyak dunia.
Hubungan bilateral Iran dan AS sendiri telah diwarnai ketegangan geopolitik yang panjang sejak AS menarik diri secara sepihak dari kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) pada 2018 dan menjatuhkan sanksi ekonomi berat. Meskipun pihak ketiga seperti Qatar dan Pakistan terus berupaya menjembatani komunikasi, perbedaan mendasar mengenai jaminan keamanan dan pencabutan sanksi tetap menjadi ganjalan utama.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow