IHSG Berpotensi Tertekan Efek Musiman September Setelah Penguatan Agustus

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghadapi risiko tekanan akibat efek musiman September setelah mencatat penguatan signifikan sebesar 5,37% selama bulan Agustus. Meski pola musiman historis menunjukkan tren negatif pada bulan September, peluang penguatan masih terbuka apabila nilai tukar rupiah tetap stabil, aliran dana asing positif, dan tekanan eksternal berkurang. Data dalam satu dekade terakhir memperlihatkan bahwa September menjadi periode yang kurang menguntungkan bagi IHSG. Dari tahun 2016 hingga 2025, indeks hanya mengalami penguatan sebanyak tiga kali, sementara tujuh kali lainnya mencatat pelemahan.

Rata-rata pengembalian (return) selama September dalam periode tersebut berada di angka minus 0,88%, mencerminkan kecenderungan penurunan yang cukup konsisten.

Faktor-faktor eksternal seperti kondisi global dan pergerakan mata uang menjadi determinan utama yang dapat mempengaruhi arah pergerakan IHSG di bulan ini. Kestabilan rupiah dan arus dana asing yang mengalir ke pasar modal Indonesia menjadi indikator penting yang harus diperhatikan oleh investor dalam menghadapi potensi fluktuasi ini.

Informasi ini dikutip dari Investor Daily yang memantau dinamika pasar modal dan tren historis efek musiman terhadap IHSG.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed