IHSG Berpotensi Melemah Terbatas Usai Libur HUT ke-81 RI

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi dibuka melemah terbatas pada perdagangan Selasa (18/8/2026) setelah libur Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, seperti dilansir dari Investor Daily. Proyeksi ini membayangi pasar modal setelah IHSG ditutup menguat 100,1 poin atau 1,59 persen ke level 6.401 pada Jumat (14/8/2026) yang didorong lonjakan sektor kesehatan sebesar 3,09 persen.

"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 6.325-6.465," tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasan, Selasa (18/8/2026).

Tekanan pasar saham dipicu oleh peningkatan tensi geopolitik global usai Donald Trump menolak perpanjangan kesepakatan perdamaian sementara selama 60 hari dengan Iran. Konflik tersebut mengerek harga minyak mentah WTI ke level US$ 85,3 per barel dan Brent menembus US$ 90,87 per barel, sehingga memicu kekhawatiran atas potensi kenaikan inflasi dan suku bunga global. Kondisi ini turut memicu lonjakan imbal hasil obligasi US Treasury tenor 30 tahun hingga mencapai level 5,31 persen pada Senin (17/8/2026), puncak tertinggi dalam kurun waktu hampir 20 tahun terakhir.

"Menghadapi hari ini, kemungkinan besar pergerakan IHSG dan pasar obligasi akan sedikit sulit, namun terkadang selalu ada saja kejutan," tulis Pilarmas dalam ulasan.

Di sisi domestik, indikator ekonomi menunjukkan penguatan setelah pemerintah menaikkan target investasi tahun 2027 menjadi Rp 2.322 triliun dari target tahun 2026 sebesar Rp 2.041,3 triliun. Penyesuaian ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen, di mana realisasi investasi semester I-2026 tercatat mencapai Rp 300,1 triliun atau tumbuh 6,9 persen secara tahunan yang didominasi oleh sektor mineral.

"Kami menilai, kenaikan target investasi 2027 menjadi Rp 2.322 triliun menunjukkan pemerintah semakin mengandalkan investasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi, terutama melalui hilirisasi dan pengembangan industri bernilai tambah," kata Pilarmas.

Penguatan target investasi tersebut dinilai memberikan dorongan positif bagi sektor mineral, kawasan industri, energi, infrastruktur, dan manufaktur. Untuk perdagangan Selasa (18/8/2026), Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham SSIA, ITMG, dan ADRO untuk pilihan perdagangan harian.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed