IHSG Berpeluang Bergerak Sideways Usai Menguat ke Level 6.521

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia diprediksi bergerak secara konsolidasi atau sideways pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Pergerakan ini terjadi setelah IHSG ditutup menguat 1,81 persen ke posisi 6.521,7 pada Kamis (27/8/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Penguatan indeks saham domestik tersebut dipicu oleh respons positif pelaku pasar terhadap situasi keamanan di dalam negeri. Aksi demonstrasi di gedung DPR terkait tuntutan pengesahan UU Perampasan Aset berakhir damai, seiring keputusan DPR yang menargetkan pengesahan regulasi tersebut paling lambat pada 15 Desember 2026.

Seluruh sektor saham mencatatkan penguatan dengan kenaikan tertinggi dipimpin oleh sektor industri sebesar 3,95 persen. Di sisi lain, nilai tukar Rupiah ditutup melemah 0,11 persen ke level Rp17.744 per dolar AS, setelah sempat menyentuh level terendah di posisi Rp17.781 per dolar AS.

Analisis teknikal mencatatkan bahwasanya IHSG sukses bertahan di atas garis Moving Average 5 (MA5) dengan histogram MACD yang berada di zona positif, meskipun indikator Stochastic RSI mulai menunjukkan arah penurunan pada area pivot.

“Sehingga diperkirakan IHSG bergerak sideways pada kisaran 6.450-6.580, menjelang akhir pekan dan pidato Chairman the Fed di simposium Jackson Hole, Jumat (28/8/2026),” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasan resminya.

Secara terpisah, pihak MNC Sekuritas memperkirakan area koreksi indeks berpotensi berada pada rentang 6.290-6.394, sementara target penguatan lanjutan akan menguji level 6.666. Beberapa saham yang direkomendasikan untuk perdagangan harian meliputi DEWA, ENRG, ICBP, dan PTRO.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed