Ajang IHR Merdeka Cup 2026 Sukses Digelar di Payakumbuh

Smallest Font
Largest Font

Ajang kompetisi pacuan kuda Indonesia's Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh, Sumatera Barat. Dikutip dari Detik Sport, kejuaraan ini ditonton langsung oleh sekitar 18 ribu pengunjung serta disiarkan ke tingkat internasional.

Total hadiah senilai Rp 450 juta diperebutkan oleh peserta dari 15 kelas perlombaan, dengan total 45 kuda pacu yang berhasil meraih posisi podium.

Padang Pariaman bersama tuan rumah Payakumbuh mendominasi raihan podium terbanyak pada Kelas Pacuan Kelompok Umur dan Kelompok Ketinggian. Masing-masing kontingen mengamankan enam podium sepanjang kejuaraan.

Bukittinggi-Agam menyusul dengan empat perolehan podium. Meski secara kuantitas lebih sedikit, Bukittinggi-Agam sukses mengamankan dua gelar juara pertama lewat performa kuda Emperor Bukati di Kelas A/B Terbuka 1.400M dan Rajo Malindo pada Kelas D Terbuka 1.200M.

Kuda Golden Sikumbang dari Padang Pariaman tampil sebagai yang tercepat di Kelas F 1.000M. Kemenangan lain diraih oleh Zara Dinamite asal Padang yang menjuarai Kelas 3 Tahun Derby Div. I 1.400M setelah mengungguli Mutiara Kemilau perwakilan Payakumbuh.

Persaingan di kelas lain mencatatkan Leomord CH dari Sumatera Utara sebagai juara Kelas 3 Tahun Remaja Div. I 1.200M. Sementara itu, gelar juara Kelas 3 Tahun Derby Div. II 1.400M diraih oleh Pusako Nagura milik kontingen Padang Panjang.

Peserta dari luar Pulau Sumatera turut mengukir prestasi. Kontingen DKI Jakarta menempatkan Golden Kalashnikov di podium teratas Kelas 3 Tahun Derby Div. II 1.200M.

Jawa Barat mengamankan kemenangan lewat Monica Dupont pada Kelas C Terbuka 1.200M, dan Aceh menempatkan Hennessy Angel di urutan kedua Kelas 3 Tahun Derby Div. II.

Direktur Komersial SARGA.CO Diana Airin menyampaikan apresiasi atas sambutan luas masyarakat. Ia menilai kembalinya event ini menegaskan antusiasme publik Sumatera Barat terhadap olahraga pacuan kuda.

"Bagi kami, IHR Merdeka Cup bukan hanya mengenai siapa yang menjadi juara di lintasan, melainkan juga bagian dari perjalanan untuk membangun pacuan kuda Indonesia menjadi semakin profesional dan modern, sekaligus tetap menghargai tradisi dan kearifan lokal," ujar Diana dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2026).

Penyelenggaraan di Sumatera Barat ini merupakan seri keenam dari total delapan kejuaraan dalam kalender IHR 2026. Sebelumnya, SARGA.CO telah menggelar lima ajang serupa yang tersebar di wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.

Penyiaran ajang ini dilengkapi dengan pengantar bahasa Inggris untuk menjangkau pemirsa global. VP Marketing & Operation SARGA.CO Kevin Jonathan menyebut langkah ini merupakan bagian dari realisasi agenda utama organisasi.

"Memproduksi sebuah siaran berstandar internasional untuk menjangkau masyarakat global merupakan salah satu implementasi dari tema IHR 2026 yaitu Race to the World Stage. Kami berharap siaran IHR berbahasa Inggris ini dapat menjadi pintu masuk perhatian dan minat audiens dan komunitas dunia terhadap pacuan kuda di Indonesia," ujar Kevin.

Director of Sales NEP Middle East & Asia (Southeast Asia) Sherman Tan menambahkan bahwa tayangan world feed ini menjadi siaran pacuan kuda internasional pertama yang diproduksi dari wilayah Asia Tenggara.

Ajang Tradisional dan Pertunjukan Modern

Selain kategori modern, event ini tetap memperlombakan tiga Kelas Draf Bogi serta dua Kelas Lokal Payakumbuh. Kontingen Bukittinggi-Agam mendominasi podium Kelas Draf Bogi, sedangkan PYK Stable dan Tabstar Stable menguasai persaingan di Kelas Lokal Payakumbuh.

Ketua Komisi Pacu PP PORDASI Munawir menjelaskan status Payakumbuh sebagai salah satu pusat peternakan kuda di Sumatera Barat yang memiliki banyak koleksi kuda hasil persilangan. Kelas lokal disajikan guna memberi ruang kompetisi berstandar nasional bagi joki dan kuda daerah.

Ketua Pengurus Provinsi PORDASI Sumatera Barat Dery Asta menilai perpaduan teknologi, metode balap, dan manajemen pertunjukan mampu mentransformasi tradisi pacuan kuda turun-temurun menjadi tontonan modern.

Rangkaian Seri Kejuaraan IHR 2026

IHR Merdeka Cup 2026 melengkapi rangkaian lima gelaran sebelumnya, yakni IHR Jateng Derby 2026, IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup, IHR Triple Crown Serie 2 & Piala Raja Mangkunegaran, IHR Piala Paku Alam, serta IHR Indonesia Derby 2026.

Kompetisi berikutnya dijadwalkan berlanjut ke Kejurnas Seri II di Sulawesi Utara pada Oktober 2026. Seluruh rangkaian musim ini bakal ditutup melalui ajang Piala Hamengku Buwono X di DI Yogyakarta pada November 2026.

Penyelenggaraan IHR Merdeka Cup 2026 mendapat dukungan dari pelbagai pihak, meliputi Arsari Tambang, JAPFA, Fortis, Blue Blood Stable, Coca Cola, dan Semen Padang.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed