AchmadNurHidayat.ID — Kerja sama perdagangan antara pelaku usaha Indonesia dan Belarusia resmi memasuki fase baru setelah dua bursa menandatangani nota kesepahaman. Penandatanganan dilakukan saat Indonesia Belarus Business Forum and Business Matching yang digelar di Jakarta pada 30 Juni.
ICDX diwakili Direktur Troydon Miranda, sementara Belarus Universal Commodity Exchange diwakili Executive Assistant to the Chairman of the Board Aliaksandr Bashliy. Nota Kesepahaman ini dirancang sebagai landasan hubungan jangka panjang dan saling menguntungkan.
Harapan Kerja Sama
Pelaksana tugas Direktur Utama ICDX, Nursalam, menyatakan dalam keterangan tertulis bahwa pihaknya berharap penandatanganan ini menjadi titik awal kerja sama yang lebih besar dan strategis di masa mendatang. Menurut Nursalam, inisiatif ini tidak hanya untuk pengembangan ICDX, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha Indonesia di kancah internasional dengan Belarus.
Poin-Poin Utama Dalam MoU
Nota Kesepahaman antara ICDX dan BUCE memuat sejumlah ruang lingkup kerja sama, antara lain:
- Pengembangan hubungan perdagangan dan ekonomi di bidang perdagangan grosir komoditas;
- Identifikasi kelompok komoditas yang potensial untuk diimplementasikan pada platform elektronik BUCE dan ICDX menggunakan instrumen perdagangan bursa;
- Konsultasi dan pembahasan isu-isu pengembangan kerja sama bilateral yang menjadi kepentingan bersama;
- Pertukaran informasi dan dukungan untuk partisipasi dalam pameran internasional yang diadakan di Republik Belarus atau Republik Indonesia;
- Penyelenggaraan kegiatan bersama seperti konferensi dan seminar pelatihan dengan partisipasi perusahaan dari kedua negara;
- Pertukaran informasi dan materi analitis mengenai situasi pasar komoditas di Republik Belarus dan Republik Indonesia.
Tentang Belarus Universal Commodity Exchange
Belarus Universal Commodity Exchange merupakan satu-satunya bursa komoditas di Republik Belarus dan termasuk salah satu bursa fisik terbesar di Eropa Timur. Didirikan pada 2004, BUCE menjadi platform daring untuk mempertemukan produsen dan pembeli, memfasilitasi transaksi produk kehutanan, hasil pertanian, logam, serta barang industri dan konsumsi.
Selain melayani pasar domestik, BUCE aktif mengembangkan jaringan perdagangan internasional dengan melibatkan pelaku usaha dari berbagai negara, yang diharapkan dapat memperluas akses pasar dan meningkatkan efisiensi perdagangan komoditas.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
